Headline

Inisiasi Pembentukan LBH Narkotika dan HIV/AIDStruktur


Terjun menjadi aktifis antinarkoba membuat Farid Satria bekerja total. Bukan sekadar keinginan sementara.

Laporan: Rahma Amri

Itu dibuktikan dengan rencana Farid bersama sejumlah temannya mendirikan pembentukan LBH Narkotika dan HIV/AIDStruktur.
“HC Ballatta saat ini menginisiasi pembentukan LBH Narkotika dan HIV/AIDStruktur,” jelasnya kepada BKM.
Dia menilai sejauh ini, pecandu narkoba masih dilihat sebagai musuh dan sampah masyarakat yang harus diberantas. Bukan sebagai korban yang harus dirangkul dan disembuhma . Karena itu, dia berharap kehadiran LBH narkotika itu nantinya mampu menempatkan posisi para pecandu narkoba sesuai dengan perannya dalam menggeluti barang haram tersebut. Jika memang ada pelanggaran hukum yang dilakukan, tentu saja LBH narkotika akan mendorong penegakan aturan. Namun jika murni sebagai korban, LBH itu akan menginisiasi mereka untuk bisa menjadi manusia normal kembali.
Dia menilai, banyak stakeholder yang harus memainkan perannya dalam memberangus penggunaan narkoba di Indonesia.
Dia menegaskan, sebaiknya seluruh instansi harus memahami bahwa ini adalah masalah bersama, bukan hanya SKPD atau Instansi terkait yang memiliki program pada isu tersebut. Termasuk pada penegakan hukumnya.
Dia menekankan pemerintah serius mulai melirik memberantas oknum mafia hukum kasus narkotika yang tak jarang melegalkan praktek ‘jual beli pasal narkotika. Dengan iming-iming pengurangan hukuman, vonis rehabilitasi, diversi, depenalisasi, peralihan praktek 86 dan lain sebagainya.
Dia menilai apa yang dilakukan para mafia hukum itu malah tidak memberikan efek jera bagi bandar narkotika maupun efek pemulihan bagi pecandu.
Keterlibatannya sebagai aktifis anti narkoba lebih karena terpanggil dari sisi kemanusiaan untuk bisa berkontribusi dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
Ada rasa syukur dalam hati kecilnya ketika bisa berguna bagi orang lain.
Dia kerap dibutuhkan dan diundang untuk menjadi narasumber informasi narkotika karena pengalamannya selama ini memberi pendampingan bagi para pecandu narkoba.
Farid juga kerap diminta mendampingi korban narkotika yang sedang berhadapan dengan hukum guna pemenuhan hak rehabilitasinya. Itu sejalan dengan profesinya sebagai advokat atau pengacara.
“Alhamdulillah, Maret 2015 lalu, saya telah mengikuti ujian profesi advokat dan Alhamdulillah lulus,” ungkapnya. (b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.