Metro

JK: Muhammadiyah Tunjukkan Eksistensi


MAKASSAR, BKM–Kehadiran Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla bersama istrinya Hj Mufidah dan rombongan disambut tarian Empat Etnis yang dipentaskan di depan Gedung Balai Sidang Muktamar Muhammadiyah.
Acara penutupan muktamar turut dihadiri, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Bachtiar, duta besar berbagai negara.
HM Jusuf Kalla dalam sambutannya memuji setiap kebijakan yang dikeluarkan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membangun Indonesia.
Eksistensi yang ditunjukkan Muhammadiyah dan Aisyiyah membangun bangsa ini seperti mengedepankan bidang pendidikan dan kesehatan.
“‘Aisyiyah dan Muhammadiyah telah banyak terlibat dalam pembangunan pendidikan dan kesehatan. Hal itulah yang mesti dipertahankan,” tegas Jusuf Kalla saat menghadiri penutupan Muktamar Muhammadiyah ke 47 dan Aisyiyah di Gedung Universitas Muhammadiyah, Jumat (7/8).
Dalam kesempatan itu, JK juga berharap perjuangan Muhammadiyah berlangsung hari ini (kemarin-red) akan terus berlanjut. “”Kami harap Muhammadiyah kedepannya dapat melewati semua tantangan dengan mendukung semua pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial lainnya. Mari, kita akhiri muktamar ini dengan semangat Makassar yang mengedepankan prinsip Siri’ na pacce,”jelas JK.
JK juga menyempatkan mengucapkan selamat kepada calon terpilih dan mengapresiasi mantan Ketua Muhammadiyah, Din Syamsuddin dan mantan Ketua Pimpinan ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, yang telah banyak memberikan usaha dan amal ibadah dalam mengabdi kepada negera ini.
“Kita patut memberikan apresiasi sehingga Aisyiyah memasuki satu abad yang melebihi umur negara ini. Apalagi, Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dan telah banyak memberikan apresiasi berkat perjuangannya,”ujar JK.
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir tak lupa mengucapkan sangat berterimakasih dan memberikan rasa hormatnya kepada semua pihak yang membantu terselenggaranya Muktamar Muhammadiyah ke 47 sehingga dapat berjalan dengan baik, lancar dan juga aman. “Saya berterima kasih kepada bapak Presiden dan Wapres, Gubernur Sulsel dan khususnya kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2010-2015 (Din Syamsuddin) yang telah memberikan perubahan yang baik untuk Muhammadiyah,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan terpilihnya menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020 dan mendapatkan amanah yang baik, ia berjanji akan menjalankan tugas tugasnya dengan kolektif dengan penuh intelektual agar dapat memberikan pencerahan yang baik untuk Muhammadiyah dan Negara.
“Ingin ikut mencerahkan bangsa menjadi lebih bermartabak, produktif dengan terus bekerjasama dengan pemerintah dengan baik tanpa meminta atau mengharapkan imbalan yang selama ini dilakukan Muhammadiyah,” tambahnya.
Selain itu, Haedar berharap, Muhammadiyah akan bekerjasama dengan pemerintah membangun nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila dengan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. “Saya yakin segala usaha yang kita perjuangkan jika dilakukan dengan ikhlas, maka Allah akan membalasnya dengan berkali-kali lipat pahala sesuai ajaran Al Quran,”harapnya.
Ditempat yang sama, Sekertaris Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti juga menuturkan, keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 47 sebagai Pengurus Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020 yakni, Haedar Nashir sebagai Ketua Pusat Muhammadiyah, Abdul A Mu’ti Sekertaris Pusat Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, Dahlan Rais, Agung Danarto , Goodwill Zubir dan Syafiq A Mughni, M Busyro Muqoddas, Muhadjir Effendy, Dadang Kahmad, Suyatno , Anwar Abbas dan Hajriyanto Y Thoharis.(ita/war/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.