Gojentakmapan

33 Paket Narkoba Dimusnahkan


GOWA, BKM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungguminasa menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti kasus narkotika. Sebanyak 33 berkas narkoba berupa sabu dan ganja serta sejumlah alat isap dimusnahkan dengan cara dibakar berlangsung di halaman Kantor Kejari, Selasa (11/8).

Kegiatan pemusnahaan barang bukti narkonba dimpimpin Kepala Kejari (Kajari) Sungguminasa, Marang, SH disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin, jajaran Pengadilan Negeri Sungguminasa, Kepala Satuan Narkoba Polres Gowa, AKP Andry Lilikay.

Marang SH mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba dan alat-alat terkait adalah hasil penangkapan kasus berdasarkan hasil putusan pengadilan sejak tahun 2014 hingga 2015. Pemusnahan ini berasal dari 33 berkas kasus dengan jumlah terdakwa 33 orang. Termasuk barang bukti ganja sebanyak 17 kg dari 18 kg ganja yang disita.

”Ada dua paket ganja kita musnahkan yang merupakan sisa sebagai barang bukti di pengadilan. Itu adalah sisa dari 18 kg yang telah dimusnahkan sebelumnya,” terang Kajari kepada wartawan.

Sementara untuk jenis sabu, bentuknya hanya serpihan kecil kristal. Dari 33 berkas yang berasal dari 33 orang terdakwa, semuanya masuk kategori pengguna. ”Semua dari 33 berkas ini tidak sepenuhnya ditangkap di Gowa, tapi ada juga hasil pengembangan dari Makassar. Rata-rata hukuman para terdakwa itu di atas 1 tahun penjara dan sudah melalui proses sidang,” jelasnya.

Dia menegaskan, baik pengedar maupun pengguna narkoba tidak akan mendapat toleransi hukum, sehingga para pelaku tetap dikenakan ganjaran sesuai hukum yang berlaku. ”Kalau dia pengguna yang sadar dan melapor karena kecanduannya kepada kejaksaan, maka kita tidak proses hukum tapi langsung kita rehab. Tapi kalau pelaku terlibat lantaran sudah merupakan pekerjaan, maka tentu tetap menjalani proses hukum pidana,” tegasnya.

Adapun 33 terdakwa yang sudah menjalani sidang masing-masing, Fahri Rifai Dg Taba bin Rifai, Alimuddin alias Temon bin Dg Rola, Rifani alias Lodi bin Rifai, Irawati Dg Ngina binti Arifuddin, Frans Xaverus Habut bin Ludo Fikus Habut, Yusran bin Kahar, Muh Alfin alias Apping bin Cristian Mariala, Saiful Arifin Dg Limpo bin Arifin Dg Sirua, Ansar bin Dg Sila, Andi Muh Fadel alias Fadl bin Andi Irwadi. Muh Jufri Dg Nompo bin Duddin Dg Jarre, Yulianti Dg Caya alias Yuli binti Tambari Dg Sitaba, Asran bin Abd Azis Dg Nai, Amran Arifin, Rizal alias Ical bin Dg Mannu, Safri Aldi Dg Pawero alias Aldi bin Gassing, Haeruddin Dg Sijaya bin Dg Tata, Syamsuddin alias Aco bin Dg Raja, Wibowo alias Bowo bin Widodo. Abdul Rasyid alias Tutu bin Sore, Saharuddin alias Udin bin Galasi Dg Kio, Ilham alias Illang bin Usman Danreng, Faisal bin Abd Rajab, Ihsan Aulia alias Iccang bin Abd Majid, Ramli alias Mali bin Dg Serang, Sofyan alias Fian bin Giranus Laleno. Mulyono bin Marino, Muh Rifaldy alias Chandra bin Hamidin, Ninik Indrawati alias Sandra binti Misdianto, Lorensius alias Lorens bin Korelius Kruut, Nuzrah Rizah Riyadi alias Bulle bin Andi Hamzah Reni, Irwan alias Igo bin Abd Rahman Dg Janji dan Nasrullah Dg Tiro Mappaturung. (sar-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.