Kriminal

Dua Wanita Konsultan Kesehatan Diciduk Pesta Sabu


MAKASSAR, BKM — Satuan Narkoba Polrestabes Makassar mengamankan dua orang wanita karena diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu. Keduanya masing-masing, Erlin (30) dan Tari. Dua wanita yang berprofesi sebagai konsultan kesehatan ini, diciduk petugas lantaran diduga sedang menggelar pesta sabu di rumah kos di Jalan Abd Dg Sirua Makassar, Rabu (12/8) sekira pukul 23.00 Wita.
Petugas yang melakukan penggeledahan di kamar kos milik Erlin, menemukan dua paket kecil sabu serta satu buah alat isap sabu (bong). Sementara di kamar kos Tari yang hanya bersebelahan dengan kamar Erlin, ditemukan satu paket sabu.
Erlin mengaku kalau barang haram tersebut ia dapatkan dari kekasihnya bernama Fajrin alias Yoyo (28). Dari keterangan kedua wanita ini, petugas melakukan pengembangan dengan menyamar sebagai pembeli dan memesan kepada Fajri alias Yoyo. “Saya ambil dari pacar ku pak Fajrin,” ungkapnya.
Petugas yang menyemar kemudian bertransaksi di depan Rumah Sakit Awal Bros Jalan Urip Sumoharjo. Saat transaksi, anggota langsung membekuk dan melakukan penggeledahan dan menemukan dua paket sabu dalam saku celana Fajri.
Setelah meringkus Fajri, petugas kemudian menggeledah kediaman Fajrin di Jalan Urip Sumoharjo. Petugas menemukan lagi dua paket sabu dalam kamar Fajri lengkap dengan alat isap.
Dihadapan petugas, Fajrin mengaku memperoleh sabu dari lelaki Irfan (28) di rumahnya di Jalan Abubakar Lambogo. Petugas kembali melakukan pengembangan dengan menggerebek rumah Irfan. Dari hasil penggeledahan petugas ditemukan dua paket kecil lengkap dengan bong. Irfan saat diringkus sempat melawan petugas dengan menggunakan sebilah badik. Namun, Irfan tak berdaya setelah dikepung oleh petugas. Para pelaku kemudian digelandang ke Mapolrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Fajrin mengemukakan, dua wanita yang diamankan ditengarai sebagai pengguna. Sementara dua pria lainnya yakni Fajrin alias Yoyo dan Irfan sebagai pengedar.
“Keempatnya sudah kami tetapkan tersangka. Mereka ini merupakan satu jaringan dalam pengguna narkoba dan pengedar. Adapun barang bukti yang berhasil kami sita dari empat tersangka seberat 22 gram. Keterangan tersangka masih kami kembangkan untuk mengejar pengedar lainnya,” terang Fajrin. (jul-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.