Sulselbar

Gubernur Sambangi Dewan


MAMUJU, BKM — Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh didampingi Pelaksana Tugas Harian (Plth) Sekprov Sulbar, H Jamil Barambangi dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Sulbar, menyambangi gedung DPRD Sulbar, Rabu (12/8). Pertemuan ini turut dihadiri, Ketua DPRD Sulbar, Aras Tammauni, Wakil Ketua DPRD, Harus bersama sejumlah anggota dewan serta para pimpinan komisi dan fraksi di DPRD Sulbar.
Gubernur pada kesempatan tersebut menyampaikan, kunjungan ini sebagai silaturahmi bersama pimpinan dewan bersama para anggota dewan di gedung DPRD Sulbar ini. ”Salah satunya adalah melakukan konsultasi dalam kaitannya dengan kerjasama yang terjalin antara Pemprov dengan DPRD Sulbar,” ungkap gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Adnan Saleh menyampaikan, pemerintahan di Sulbar dijalankan oleh eksekutif dan legislatif. Sehingga kedua lembaga tersebut harus berjalan sinergi demi kelancaran pembangunan di Sulbar. ”Untuk itu diperlukan pertemuan seperti ini, sehingga jika ada kendala bisa diselesaikan bersama. Terutama kaitannya dengan anggaran,” kata Anwar.
Kaitannya dengan aspirasi DPRD Sulbar yang sampai saat ini belum berjalan maksimal, dijelaskan, dirinya sebagai gubernur sama sekali tidak ada niat untuk menahan dan menghalangi proses tersebut sepanjang dalam aturan tersebut tidak ada yang menyimpang. ”Hanya saja, dalam prosesnya perlu ada verifikasi dan telaah lebih jauh. Sehingga dalam proses tersebut tidak terjebak dalam kasus-kasus yang bisa membawa kita pada pelanggaran yang tidak diinginkan. Itulah yang kita bicarakan bersama untuk mencari solusi. Dan dalam pertemuan ini eksekutif dan legislatif bisa saling memahami dan melengkapi. Saya sangat mengapresiasi pertemuan ini sehingga apa yang menjadi harapan dapat tersalurkan dengan baik,” kata Anwar.
Ia mengungkapkan, persoalan tersebut merupakan persoalan bersama dan merupakan masalah krusial. Karena hibah dan bansos merupakan persoalan yang banyak mengundang kepala daerah di Indonesia terjerat kasus korupsi. Sehingga hal ini perlu kehati-hatian dalam pelaksanaannya.
Ketua DPRD Sulbar, Aras Tammauni sangat mengapresisasi silaturahmi yang dilakukan pihak eksekutif kepada legislatif dalam rangka melakukan konsultasi berbagi hal. Termasuk kerjasama antara Pemprov dengan DPRD Sulbar. ”Jangan sampai kerjasama ini menjadi masalah seperti apa yang terjadi di daerah lain. Dan itu kita tidak harapkan terjadi di Sulbar. Ini juga merupakan keluhan dari teman-teman di DPRD terutama aspirasi yang saat ini berjalan belum maksimal,” ungkap Aras Tammauni.
Melalui pertemuan ini terbangun kesepahaman bersama antara Pemprov dengan DPRD untuk menyelesaikan permasalahan demi kelancaran pembangunan di Sulbar. Pertemuan silaturahmi tersebut diharapkan tidak hanya terjadi sekali itu saja. Tapi ke depan, pertemuan seperti itu bisa terus dilakukan, sehingga jika ada permasalahan bisa ditemukan solusi bersama.
Pada pertemuan tersebut, sejumlah anggota DPRD Sulbar mempertanyakan aspirasi anggota DPRD Sulbar yang belum bisa berjalan maksimal, padahal sudah melaui proses verifikasi. Salah satu contoh yang dipertanyakan adalah bantuan proposal masjid serta bantuan air bersih yang menurut pihak legislatif sudah bisa berjalan. Namun hingga saat ini belum bisa berjalan maksimal. Padahal, mereka sudah menjanjikan kepada rakyat khususnya yang menjadi konstituen dari anggota DPRD masing-masing. (ala/mir/c))

Komentar Anda





Comments
To Top
.