Sulselbar

Jasmin: Jangan Coba-coba Bermain Tangani Perkara


SIDRAP, BKM — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidrap Jasmin Simanullang memberikan instruksi tegas. Ia meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak bermain atau mencoba menerima uang dalam bentuk apapun yang bisa memengaruhi suatu keputusan pidana yang ditangani, baik tindak pidana korupsi maupun kasus pidana umum.
Hal itu ditegaskan Jasmin dihadapan jajarannya saat berlangsung serah terima jabatan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), dari pejabat lama Edy Tanto Putra kepada pejabat baru Muh Aidil di kantor Kejari, Rabu (12/8).
“Jangan coba-coba memainkan kasus dengan uang yang bisa memengaruhi putusan. Ingat, saat ini banyak jaksa atau kajari yang diperiksa karena bermain kasus apapun itu, baik kasus korupsi ataupun pidana umum,” tegas Jasmin.
Menurutnya, penaganan kasus korupsi dan pidum sangat rawan terjadinya suap menyuap untuk memengaruhi keputusan. Terutama pada perkara narkoba.
“Kita tahu di Sidrap paling menonjol kasus narkoba yang diungkap. Semua itu perlu ketegasan kita untuk membantu pemerintah memerangi dan memutus mata rantainya. Kalau keputusan dipengaruhi, tentu penanganan perkaranya juga ikut terpengaruh. Jadi sekali lagi saya ingatkan dalam penanganan perkara jangan coba-coba bermain,” katanya mengingatkan.
Ditemui usai sertijab, Kasi Pidum yang baru Muh Aidil mengatakan, penegasan Kajari merupakan langkah untuk menciptakan jaksa yang bersih dan profesional.
“Saya kira sangat wajar statemen pimpinan seperti itu. Tentu instruksi itu harus kita pedomani demi terwujudnya penanganan perkara yang adil dan bersih. Insya Allah kasus-kasus yang tertunda dan sementara berjalan akan diteruskan penyelesaiannya,” tegas Aidil yang juga mantan Kasi Pidum Kejari Kotamobangun, Manado, Sulawesi Utara.
Diapun berharap, semua stakeholder baik kepolisian, terutama media dan LSM di Kabupaten Sidrap bersinergi membangun komunikasi dengan pihaknya.
“Hal utama selaku pejabat baru di Sidrap, saya harap semua elemen bisa menjalin komunikasi dengan baik. Kami tetap terbuka dalam penanganan semua perkara pidum,” tandasnya.
Sementara Edi Tanto Putra yang akan memulai tugas barunya selaku Kasi Pidum Kejari Sengkang, Wajo, mengatakan penanganan kasus perkara di Sidrap sudah mulai seimbang antara kasus narkoba dengan pidana umum.
“Tidak ada lagi kasus terlalu menonjol dalam kurun sebulan terakhir ini. Reskrim dan Satnarkoba Polres sudah seimbang pelimpahan penanganan kasusnya,” katanya.
Untuk saat ini, kasus yang ditangani pidum dan masih tengah berjalan adalah penganan narkoba sebanyak 20 kasus di bulan Agustus. Sementara kasus pidum, seperti pembunuhan dan pencurian masih tahap pelimpahan berkas. (ady/rus/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.