Sulselbar

”Kalau Pak Kasat Sopan, Saya Pasti tak Persoalkan”


MALILI, BKM — Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Luwu Timur AKP Muh Nur Adnan sudah memberikan klarifikasinya terkait pengusiran wartawan BKM di Malili Alpian Alwi. Dia mengaku tidak pernah mengusir. Hanya meminta Alpian untuk keluar dari ruangan karena sedang berlangsung pemeriksaan demonstran.
”Pak, keluar maki dulu,” begitu ditulis Nur Adnan dalam hak jawab yang dilayangkan ke redaksi BKM, baru-baru ini.
Namun, menurut Alpian, saat kejadian kalimat kasat tidak seperti itu. ”Pak, keluar. Dia bilang itu dengan nada marah,” jelas Alpian, kemarin.
Menurut Alpian, jika pada saat itu Nur Adnan menyuruhnya dengan sopan untuk keluar ruangan, tentu dirinya tidak akan mempersoalkan. Namun karena diusir dengan cara kasar, dia tak terima dan mempermasalahkannya.
Sementara itu, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palopo menyuarakan desakan agar Kapolda Sulselbar Irjen Pol Anton Setiadji segera mencopot Nur Adnan dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Lutim.
Sekertaris Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Palopo Umar mengatakan, pimpinan Polri wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, atau Kapolda harus segera menindaklanjuti desakan yang telah disampaikan oleh masyarakat.
Desakan tersebut, kata Umar, merupakan bukti kalau masyarakat di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru itu sudah tidak lagi membutuhkan AKP Nur Adnan sebagai Kasat Reskrim di Mapolres Luwu Timur.
Menurut pendiri Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (HAM Lutim) ini, jika Kapolda Sulselbar tidak segera mencopot Kasat Reskrim, berarti Kapolda sengaja membiarkan stigma negatif masyarakat terhadap polri terus berlanjut.
“Kalau kapolda tidak mencopot Kasat Reskrim Nur Adnan, maka kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian akan terus tergerus, akibat sikap arogan yang dilakukan bawahannya terhadap wartawan,” cetus Umar, kemarin. (alp/rus/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.