Kriminal

Kasus RSU Anwar Makkatutu Segera ke Penyelidikan


MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera meningkatkan kasus proyek pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng ke tahap penyelidikan.
“Berkasnya sudah kita telaah dan sudah kita serahkan hasilnya ke pimpinan dan kalau sudah ada disposisinya untuk ditindaklanjuti, tentu kita langsung akan lakukan penyelidikan, ” Kata Koordinator bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sulselbar, Noer Adi, Kamis (13/8).
Proyek pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp64 miliar dari anggara APBN Pokok, tahun 2009-2010 itu rencananya akan dibangun hingga 8 lantai dengan fasilitas modern.
Namun sejak dibangun dan dikerjakan bulan mei 2009 lalu, hingga kini proyek pembangunan RSU tersebut belum juga rampung pengerjaannya, padahal dalam pembangunan tersebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp64 miliar.
Pembangunan RSU tersebut juga rencananya akan dibangun dipinggir pantai kota Bantaeng, diatas lahan seluas 3,5 hektar dan rencananya pihak Pemkab melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) Bantaeng, telah melakukan reklamasi pantai untuk pembangunan RSU tersebut.
Noer mengatakan, berkas kasusnya masih akan didalami lagi. Meski begitu, pihaknya tinggal menunggu disposisi dari pimpinan untuk ditindalanjuti. Namun hingga kini, pihak pimpinan belum mengeluarkan disposisi, apakah kasus tersebut akan ditindaklanjuti.
“Saya belum bisa memastikan kapan surat perintah penyelidikannya akan dikeluarkan, ” ujar Noer.
Noer enggan berspekulasi terkait penangan kasus tersebut. Sebab nantinya jika sudah ada surat perintah yang akan dikeluarkan, pihaknya akan mencari bukti awal unsur melawan hukumnya.
“Bukti yang kami pegang saat ini, hanya masih bukti laporan saja dan itu masih kami anggap minim, ” tandasnya.
Diketahui, proyek pembangunan RSU Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng dianggarkan secara bertahap, Tahap pertama proyek tersebut telah habiskan anggaran sebesar Rp 20 miliar, tahap kedua sebesar Rp 14 miliar dan pada tahap ketiga proyek tersebut telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 30 miliar.
Berdasarkan laporan yang diterima pihak Kejati, beberapa waktu lalu menyebutkan, bahwa proyek pembangunan RSU Anwar Makkatutu terindikasi adanya ketidaksesuaian, dikarenakan ada beberapa bagian dinding yang roboh, diduga konstruksi pembangunan gedung tersebut, tidak sesuai RAB dan Bestek. (mat-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.