Sulselbar

Merasa tak Dihargai, Dandim Tinggalkan Upacara


SINJAI, BKM — Ada kejadian menarik saat upacara Pramuka berlangsung di Lapangan Sinjai Bersatu, Jumat (14/8). Komandan Kodim (Dandim) 1424 Sinjai Letkol Inf Maskun Nafik secara mendadak meninggalkan lokasi upacara.
Ketika dikonfirmasi, Dandim mengaku kesal dan tidak dihargai. ”Sebab yang dipanggil menjadi inspektur upacara (irup) adalah sekda. Sementara secara struktural dalam pengurus Pramuka, dia (sekda) adalah bawahan saya. Karena dia itu sekretaris, sementara saya wakil ketua,” cetusnya, kemarin.
Menurut Maskun Nafik, seharusnya panitia acara paham tentang struktur organisasi. ”Mereka semua itu tidak tahu aturan organisasi. Dalam struktur organisasi Kepramukaan ada 7 orang wakil ketua. Yakni Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kemenag dan Ketua DPRD. Kalau mereka semua berhalangan baru bisa digantikan oleh sekertaris. Tapi ini kan saya datang. Apalagi saya memakai seragam pramuka,” terangnya.
“Saya datang sebagai wakil ketua dalam kepengurusan, bukan sebagai tamu undangan. Makanya saya pergi dari ketusnya lagi.
Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sinjai Muh Sabir Syur berdalih hal ini terjadi hanya karena miskomunikasi. “Ini hanya miskomunikasi antara kwarcab dan mabicap, serta panitia pelaksana yang tidak terjalin secara baik,” ujarnya.
Sementara Sekkab Sinjai Taiyeb A Mappasere yang dikonfirmasi, mengatakan dirinya hanya menjalankan tugas. “Saya menjalankan disposisi dari Ketua Mabicab Pramuka, dalam hal ini Bupati Sinjai yang menunjuk ke saya. Makanya saya laksanakan,” terangnya. (din/rus/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.