Sulselbar

Pertama Kali Pemkot Jamin 65 Ribu Jiwa Melalui BPJS


PAREPARE, BKM — Pemerintah Kota Parepare akan menjamin 65.000 jiwa warganya melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk kesehatan dasar secara gratis.
Tahun ini sudah terdata sekitar 24.000 jiwa pada tahap pertama, dan akan berakhir Desember 2015. Semua warga Parepare bisa mendapatkan kartu BPJS kesehatan gratis.
”Tahap pertama 24.000 untuk warga miskin atau tidak mampu. Tahap berikutnya semua bisa dapat, baik yang mampu maupun tidak mampu. Semuanya wajib mengantongi kartu pelayanan kesehatan dasar gratis dari BPJS,” kata kepala Cabang BPJS Kota Parepare Abd Jabbar ketika menjadi pemateri kegiatan workshop internal staf program dengan pengelolaan BPJS dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Program Mampu di lantai II kantor BPJS, Jumat (14/8). Kegiatan ini diselenggarakan Yayasan Lembaga Pengkajian Pembangunan Ekonomi Masyarakat (YLP2EM) dan Yayasan BaKTI.
Pemerintah, kata Jabbar, telah menganggarkan melalui APBD bagi warganya untuk wajib mendapat pelayanan kesehatan gratis yang dikelola oleh BPJS. Menurutnya, ini pertama kali terjadi di Kota Parepare, masyarakatnya diberi layanan kesehatan gratis oleh pemerintah yang dikelola oleh BPJS kesehatan.
”Baru pertama kali di kota ini diberikan jaminan kesehatan dasar gratis dari pemerintah setempat. Kartu BPJS untuk tahap pertama sekitar 24 ribu akan diserahkan oleh pemerintah, untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat,” jelas Jabbar.
Jabbar mengimbau, bilamana ada warga yang belum terdata untuk menjadi peserta BPJS kesehatan gratis, agar melaporkan ke kelurahannya masing-masing, atau Dinas Kesehatan serta kantor BPJS.
”Cukup bawa foto copi KK dan KTP, kami segera mengaksesnya. Ini akan kita selesaikan hingga akhir Desember tahun ini,” tandasnya.
Ketua YLP2EM Parepare Ibrahim Fattah, berharap kepada BPJS agar mensosialisasikan programnya di setiap kelurahan, sehingga masyarakat tahu tentang hak dan kewajibannya sebagai anggota BPJS.
”Kami punya konstituten yang mayoritas perempuan di setiap kelurahan. Karena itu diminta kepada BPJS dan Dinas Kesehatan bekerja sama YLP2EM untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai manfaat dan kelebihan menjadi peserta BPJS. Apalagi dibiayai oleh pemerintah setempat,” jelasnya. (smr/rus/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.