Kriminal

Sembilan Narapidana Gunung Sari Bebas


MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kepada narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas 1 Makassar, Senin (17/8).
Pemberian remisi dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, juga turut dihadiri oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) VII Wirabuana, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar, Ketua DPRD Sulsel, Wakil Gubernur, Wakil Walikota Makassar dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Ham.
Gubernur mengaku sangat puas dengan perubahan kondisi Lapas yang dulunya tidak seteduh seperti sekarang, dia juga mengaku bangga terhadap perubahan yang menunjukkan kemajuan yang luar biasa.
“Saya sangat mengapresiasi, selama 7 tahun saya masuk kesini, saya merasakan suasana yang sedikit berbeda dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Saya merasa lebih teduh dan lebih sejuk, ” kata Syahrul dalam sambutannya, seraya memuji kondisi lapas saat ini.
Syahrul mengatakan, biasanya bila kita mendengar dan melihat kondisi Lapas yang sekarang agak jauh berbeda karena menurut dia, Lapas yang sekarang terasa lebih nyaman dan rapi.
Sementara Kepala Lapas Klas 1 Makassar, Tholib yang ditemui usai acara penyerahan remisi kepada narapidana mengatakan, bahwa ada 9 orang narapidana yang langsung dibebaskan hari ini.
“Narapidana yang mendapat Remisi umum langsung bebas ada 2 0rang, sedangkan remisi dasawarsa yang ditambah dengan remisi 17 Agustus ada 7 orang narapidana. Total narapidana yang kita bebaskan hari ini ada 9 orang narapidana, ” ujar Tholib.
Untuk Narapidana, kata Tholib, paling lama menjalani masa hukuman yang mendapat remisi ialah narapidana yang mendapatkan hukuman 8 tahun penjara.
“Kita langsung bebaskan hari ini juga, tapi tinggal menunggu mereka menyelesaikan administrasinya dulu,” ujarnya.
Hanya saja Tholib tidak menyebutkan siapa saja nama-nama narapidana yang dibebaskan hari ini, setelah mendapatkan remisi dari Kemenkumham.
Sedangkan untuk 93 narapidana Tipikor, kata Tholib ada 64 orang yang diusulkan ke Kemenkumham, namun hingga saat ini belum ada surat keputusan yang dikeluarkan terkait remisi tersebut.
“Kalau utk tahanan tipikor agak berat sih, mereka harus menjalani sepertiga masa hukumannya, baru bisa kita usulkan untuk diberi remisi, ” kata Tholib.
Semetara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham, Rachmat Prio Sutardjo, mengatakan bahwa berdasarkan data rincian pemberian remisi, bagi seluruh narapidana yang berada di 9 Lapas dan 15 Rutan se-Sulsel, pada HUT RI ke 70, yang totalnya mencapai 6.203 narapidana.
Antara lain, untuk tahanan pria ada 2.409 orang, untuk narapidana pria ada sekitar 3.378 orang. Sedangkan untuk tahanan wanita ada 178 orang dan untuk narapidana wanita ada 228 orang.
“Adapun untuk narapidana dan anak pidana se-Sulsel yang langsung bebas, setelah mendapatkan remisi umum dan remisi dasawarsa, itu sebanyak 209 orang, ” ujarnya.
Selain itu kata Rachmat, ada juga naripadana militer, yang juga mendapat remisi. Narapidana militer yang mendapat remisi ada 40 orang, terdiri dari remisi umum 3 orang, remisi khusus dasawarsa 32 orang, serta remisi umum dan dasawarsa 5 orang. (mat-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.