Connect with us

Headline

Jokowi Tiba-tiba Batal ke Sulsel

-

Jokowi Tiba-tiba Batal ke Sulsel

MAKASSAR, BKM — Presiden RI Joko Widodo tiba-tiba membatalkan kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (21/8) hari ini. Menurut informasi, presiden batal ke Sulsel karena ada agenda lain yang lebih penting.
Informasi yang diperoleh BKM di Pemprov Sulsel menyebutkan, sesuai rencana orang nomor satu di Indonesia itu akan melakukan pembantalan kereta api di PekkaE Desa Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Kendati ada informasi Jokowi tak jadi datang, namun persiapan tetap dilakukan mengantisipasi presiden tetap datang.
Pemprov Sulsel masih terus melakukan koordinasi dengan Paspampres, protokoler istana, dan pihak Kementerian Perhubungan.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang juga tetap siaga 1 dengan melakukan kunjungan ke lokasi pembantalan mewakili Gubernur Sulsel yang sedang berada di Jakarta untuk melihat sejauh mana kesiapan menyambut kedatangan RI-1.
“Yang jelas kita tetap mempersiapkan diri menyambut kedatangan Bapak Presiden. Siapa tahu pulang dari Pontianak, tiba-tiba beliau langsung ke sini,” kata Agus, Kamis (20/8).
Dia melanjutkan, rencana kedatangan presiden di daerah ini memang cukup mendadak karena pihak istana menginformasikan presiden akan berkunjung pada Jumat pekan lalu.
Informasi yang diperoleh BKM, presiden menginginkan pembantalan kereta api diikuti dengan pemasangan rel sepanjang satu kilometer.
Namun, Agus menegaskan, kendati presiden batal datang, aktifitas di lapangan untuk menghadirkan mode transportasi angkutan darat itu tetap jalan.
Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko menjelaskan, pembantalan kereta api ditunda hingga Oktober mendatang sambil menunggu rel kereta api tiba dari China September mendatang.
Sejauh ini, kata Hermanto, 13 paket pekerjaan membuat badan jalan sudah dikerjakan.
Selain itu, pihaknya juga sementara melakukan lelang pembuatan 60 ribu unit bantalan beton.
Dia menargetkan akhir 2015 mendatang, sudah terpasang 6,5 kilometer rel kereta api di Kabupaten Barru.
Sementara itu, Pemkab Barru juga tetap menyiapkan penyambutan rencana kedatangan presiden di Barru. Walaupun, mereka telah mendapat informasi jika presiden batal datang.
Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Barru, Yossi Febrisia mengaku belum tahu alasan penundaan ini. “Belum ada jadwal pasti. Kami tetap menunggu perkembangan baru tentang waktu pasti dari kunjungan presiden,” katanya. (rhm-udi/cha/b)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini