Kriminal

Kejar Pemukul Polisi, Malah dapat Pengedar Sabu


MAKASSAR, BKM — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar tanpa sengaja mengamankan seorang pengedar narkoba bernama Aspa alias Aspa (40) di Kompleks Marinda Jalan Inspeksi Kanal, Selasa (26/8).
Penangkapan Aspa sebelumnya tidak dalam rencana operasi. Petugas mendatangi Kompleks Marinda lantaran mendapat informasi bahwa pelaku pengainyaan anggota polisi, Brigpol Hamdi Oesmanpada 11 Agustus 20015 terlihat sementara mondar-mandir di depan kompleks.
Petugas yang tiba ke lokasi kemudian melihat seorang pria yang diduga bernama Sandi (pelaku penganiayaan). Tanpa menunggu lama, petugas langsung mendekati pria (Aspa) tersebut dan melekaukan penggeledahaan.
Saat digeladah, petugas menemukan satu paket sabu dalam plastik bening di kemas dalam bungkus rokok dan diselipkan dalam saku celana panjang Aspa. Petugas juga menyita uang Rp700 ribu yang disimpan dalam dompet serta sebila badik lengkap dengan sarung di pinggang sebela kiri Aspa.
Saat diinterogasi ternyata Apsan ini bukan pelaku penganiyaan yang tengah dikejar anggota. Di depan petugas, tersangka mengaku kalau 1 sachet sabu tersebut rencana akan dijual kepada pelanggang di Kompleks Marinda. Tersangka berada disana karena menunggu pembeli,” ungkap Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Husnaini, Kamis (28/8).
Setelah mengamankan Aspan, petugas kemudian melanjutkan pencarian terhadap Sandi dengan mendatangi rumahnya di Jalan Maccini Gusung Stapa 15/1. Namun petugas tidak berhasil menemukan Sandi.
Dirumah tersebut, petugas hanya menemukan saudara perempuannya bernama Sania alias Nia (35). Sania dibawa di Mapolsek Makassar untuk dimintai keterangan namun Sania mengaku tidak tahu menahu soal keberadaan Sandi.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto mengemukakan, tersangka Aspa sudah ditahan di Polsek Makassar dalam kasus narkoba. Sedangkan Sandi yang menjadi pelaku penganiayaan Brigpol Hamdi Oesman masih dalam pengejaran pihaknya. (jul-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.