Connect with us

Olahraga

Si Merah Marah

-

Liverpool vs West Ham United

LIVERPOOL, BKM — Pada pekan ke empat Premier League, Liverpool akan menjamu West Ham United di Stadion Anfield, Sabtu (29/8) malam. Laga ini akan menjadi ajang “kemarahan” Si Merah untuk tetap berada di jajaran papan atas.
Namun, bukan berarti sebagai tamu, West Ham United tidak memberikan perlawanan. West Ham mengaku siap membuat kejutan di markas Liverpool.
Catatan pertemuan menunjukkan, West Ham United pernah meraih 1 kemenangan serta 1 hasil imbang atas Liverpool. Sayangnya hasil buruk yang dialami tim tamu pada 2 pertandingan terakhirnya, membuat sejumlah pengamat lebih mengunggulkan kubu tuan rumah.
Liverpool yang masih belum melakoni pertandingan berat kontra Arsenal, wajib bermain sempurna ketika menjamu West Ham United.
Pelatih Brendan Rodgers kemungkinan besar masih mempercayai Adam Lallana bersama James Milner serta Philippe Coutinh, sebagai pemain tengah dapat mendominasi penguasaan bola atas tim tamu. Menjaga tempo dan ritme permainan bakal menjadi kunci kemenangan Si Merah, julukan Liverpool.
Sedangkan Christian Benteke yang diplot sebagai penyerang tunggal, siap membahayakan gawang lawan lewat kejeliannya mencari celah pada lini pertahanan. Walaupun Liverpool diprediksi mampu mengatasi perlawanan tim tamu, tetap saja barisan pertahanan yang dikawal Dejan Lovren beserta rekan-rekannya, perlu mewaspadai serangan balik pemain lawan. Bermain disiplin dan tetap tenang seperti berhasil ditunjukkan saat menang tipis dari Stoke City dan Bournemouth, memang sangat penting bagi Liverpool guna menjaga konsistensi penampilan mereka.
Liverpool masih belum terkalahkan di tiga laga yang sudah berjalan di Premier League musim ini. Mereka menang dua kali, masing-masing atas Stoke City dan Bournemouth, serta satu kali memetik hasil imbang kontra Arsenal.
Melihat permainan Liverpool saat ini, eks penyerang John Aldridge menilai ada perubahan. Musim ini tim besutan Brendan Rodgers punya opsi lain dalam permainan.
“Jika ada satu hal yang kita pelajari langsung musim ini, itu adalah penampilan baru Liverpool. Tidak cuma dalam hal personel, tapi juga cara menghadapi pertandingan. Dan itu adalah perubahan demi kebaikan,” tulis Aldridge dalam kolomnya di Liverpool Echo.
“Kami tidak lagi mudah diprediksi seperti sebelumnya. Kami harus berubah. Kami tak punya Luis Suarez jadi tak bisa bermain seperti saat kami hampir memenangi titel liga,” imbuhnya.
Datangnya Benteke berarti Liverpool kini punya tembok pemantul di depan. Dengan begitu, anak-anak Merseyside bisa keluar dari tekanan lawan melalui umpan langsung ke penyerang internasional Belgia itu.
“Dia sudah langsung memberikan dampak dengan kemampuannya menahan bola, memenangi duel udara, dan membawa pemain lain ke dalam pola permainan,” sambung penggawa Liverpool periode 1987-1989 itu.
“Jika lawan menekan, sebuah bola panjang ke Benteke sudah menyingkirkan tiga atau empat pemain langsung. Dan jika lawan kemudian turun jauh untuk bertahan menghadapi bola dari si penyerang, kami punya banyak ruang untuk memainkan sepakbola yang kami inginkan,” ujarnya. (bs/cha)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini