Connect with us

Olahraga

Adu Kecepatan

-

Swansea City akan menjamu Manchester United di pekan keempat Premier League, Minggu (30/8) malam.
Laga kedua tim ini akan berlangsung di Liberty Stadium, kandang dari Swansea City. Pertandingan ini akan berlangsung cepat. Karakter Swansea yang bermain cepat dengan serangan balik diprediksi bakal menyulitkan barisan pertahanan setan merah.
Swansea dalam tiga musim kebelakang ini selalu menjadi tim penuh kejutan di Liga Inggris. Termasuk di awal-awal musim ini, The Swans bermain cukup apik dan berada di peringkat 6 klasemen sementara. Mengumpulkan poin 5 hasil dari dua kali bermain seri dan sekali menang mereka mampu bercokol di papan atas liga Inggris di pekan ke tiganya.
Sementara Manchester United saat ini berada di peringkat ke 3 klasemen sementara Liga Inggris, mereka mengoleksi 7 poin hasil dari dua kemenangan dan sekali seri. Hasil seri terakhir didapatkan kala bermain melawan Newcastle United di Old Trafford dimana hasil akhirnya 0-0.
Masalah utama dari tim berjuluk setan merah ini ada pada tumpulnya barisan penyerang mereka saat ini. Dimana dari tiga pertandingan yang sudah dilaluinya mereka baru mampu mencetak 2 gol saja ke gawang lawan.
Louis Van Gaal cukup tenang jelang laga kedua tim ini, pasalnya tidak ada pemain yang harus absen dilaga ini. Semua pemain pilarnya bisa diturunkan dalam laga lawatannya.
Sementara Swansea City tentunya berharap akan kembali meneruskan momentum positif mereka, sukses mengalahkan Manchester United bukan hanya mendongkrak peringkat mereka di klasemen tapi kepercayaan diri anak-anak asuhan Gary Monk ini juga akan naik. Hal tersebut sama seperti mereka mampu menahan imbang tim juara musim lalu Chelsea dilaga pembuka Liga Inggris ( 8/8) yang lalu.
Sejarah pertemuan kedua tim ini memang Manchester United sedikit lebih unggul daripada Swansea, dimana dari 12 kali pertemuan yang pernah terjadi MU menang sebanyak 7 kali berbanding 4 kali kemenangan untuk Swansea. Namun dimusim lalu The Swans mampu mengalahkan The Red Devils dua kali di kandang dan kala bertandang ke Old Trafford.
Sementara itu, duet Chris Smalling-Daley Blind di jantung pertahanan Manchester United sejauh ini menunjukkan kinerja oke. Smalling dan Blind pun dapat sanjungan dari Jamie Carragher.
Smalling-Blind menjadi tembok kokoh di lini belakang MU pada awal musim ini. Diapit oleh Matteo Darmian di sisi kanan dan Luke Shaw di sisi kiri, mereka melindungi Sergio Romero yang mengawal gawang ‘Setan Merah’.
Manajer MU, Louis van Gaal, baru musim ini memasangkan Smalling dan Blind di lini belakang. Dia sebelumnya lebih sering menjadikan Blind sebagai gelandang bertahan atau bek kiri.
“Kerja keras yang dilakukan di tempat latihan dengan Chris Smalling dan Daley Blind telah membantu,” ujar Carragher yang dikutip Sky Sports.
Manajer Louis van Gaal mengaku jika penampilan apik anak asuhnya akan memberikan kepercayaan diri kepada setiap pemain di tim. “Setiap gol memberikan kepercayaan diri kepada setiap pemain, bahkan Wayne (Rooney) sendiri,” ujarnya kepada harian Standard.
“Dia punya mental terbaik, bisa kalian bayangkan. Pemain dengan level seperti itu selalu bisa kembali (bermain bagus).” imbuh mantan pelatih tim nasional Belanda.
Rooney diharap bisa berbuat seperti kala menumbangkan Club Brugge. Ketajaman Rooney sangat diharapkan Van Gaal dalam laga melawan Swansea City. (bs/cha)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini