Kriminal

Penyelidikan Kasus Bidikmisi Unhas Dihentikan


MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar menghentikan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana beasiswa program Bidikmisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar, Deddy Suwardy Surachman, Jumat (28/8) mengatakan, alasan penghentian kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel yang tidak menemukan adanya indikasi kerugian negara dalam penerapan program ini.
“Hasil pemeriksaan BPKP menyatakan tidak ada kerugian negara. Otomatis kasus tersebut tidak bisa dilanjutkan, karena hasil pemeriksaan BPKP itu merupakan bukti terpenting dalam meningkat kasus ini ke tahap selanjutnya,” jelasnya.
Deddy mengaku, kasus ini sebelumnya kembali dibuka atas hasil audit BPKP Sulsel yang menemukan adanya penggunaan dana beasiswa yang dinilai tidak tepat sasaran senilai Rp1,3 miliar. Deddy mengaku, bahwa temuan tersebut sudah dipulihkan oleh pihak Unhas.
“Memang ada temuan tapi itu sudah dipulihkan sesuai rekomendasi yang diberikan BPKP Sulsel,” katanya.
Sementara, Kepala BPKP Sulsel, Deni Suardini, membenarkan telah merampungkan hasil audit investigasi penggunaan dana beasiswa tahun 2010-2012. Hanya saja, dia menolak membeberkan hasil audit tersebut. “Silakan konfirmasi saja ke pihak kejaksaan,” kata dia.
Terpisah, Rektor Universitas Hasanuddin Makassar, Dwia Aries Tina Pulubuhu, mengaku sudah tidak ada masalah dalam program beasiswa Bidikmisi. Menurutnya, temuan yang sebelumnya mengemuka hanya sebatas pelanggaran administrasi dan bukan pidana. “Konfirmasi saja ke pak Nasaruddin Salam biar lebih jelas,” kuncinya. (mat-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.