Connect with us

Olahraga

Eksodus Setan Merah

-

Louis Van Gaal

MANCHESTER, BKM — Manchester United di dera dilema. Satu persatu pemain klub setan merah memilih hijrah meninggalkan Old Trafford di bursa transfer musim panas ini. Kabar terbaru, sang kiper cadangan, Lindegaard hengkang ke WBA, Selasa (1/9). Eksodus pemain ini terjadi setelah Darren Fletcher pada musim lalu dan Jonny Evans musim ini.
United sudah lebih dulu menjual beberapa pemain seperti Tom Cleverley, Rafael da Silva, Nani, Robin van Persie, Angel Di Maria, hingga Javier ‘Chicharito’ Hernandez. Dua pemain, yakni Tyler Blackett dan Adnan Januzaj, dipinjamkan ke Celtic dan Borussia Dortmund.
Lindegaard dilepas dengan gratis. Oleh WBA, kiper asal Denmark itu dikontrak selama dua tahun. Di WBA, Lindegaard akan mengenakan kostum nomor 21.
“Saya bercakap-cakap dengan Tony Pulis –saya harus memanggilnya ‘pelatih’ sekarang– dan dia meyakinkan saya kalau transfer ini akan menguntungkan saya dan klub,” ujar Lindegaard di situs resmi klub.
“Dari sana, prosesnya berjalan cepat. Saya ingin urusan ini diselesaikan secepat mungkin, supaya saya bisa berkonsentrasi penuh pada hal yang lebih penting: sepakbola itu sendiri,” lanjutnya.
Lindegaard dibeli United pada tahun 2010 dari Aalesund. Selama empat musim berikutnya, dia kesulitan untuk mendapatkan tempat di bawah mistar lantaran harus bersaing dengan David De Gea.
Angel Di Maria menyebut filosofi Louis van Gaal sebagai salah satu alasannya meninggalkan Manchester United. Menurut Di Maria, tak mudah beradaptasi dengan manajer asal Belanda itu.
Di Maria cuma bertahan semusim di MU. Pemain asal Argentina itu telah pindah ke klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain, beberapa waktu lalu dengan nilai transfer 63 juta euro.
Selama berkostum The Red Devils, Di Maria tampil pada 32 pertandingan. Performanya sebenarnya tidak jelek-jelek amat. Dia masih sanggup membuat empat gol dan 12 assist.
Akan tetapi, penampilan Di Maria di MU memang tak sebanding dengan harga belinya dari Real Madrid, yang mencapai 59,7 juta poundsterling. Di Maria tak bisa mengulangi kecemerlangannya di Madrid setelah pindah ke Old Trafford.
Di Maria menilai kegagalannya di MU tak terlepas dari faktor Van Gaal. Dia mengaku beberapa kali berbeda pendapat dengan Van Gaal terkait posisinya di atas lapangan.
Kisruh di setan merah juga terkait transfer David de Gea ke Real Madrid. Transfer ini dikabarkan gagal. Soalnya, dokumen perpindahan pemain telat dikumpulkan kepada LFP hingga batas waktu yang ditentukan.
Pada hari terakhir bursa transfer, antara De Gea, Manchester United, dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan. Madrid bersedia membayar 40 juta euro dan menyertakan Keylor Navas. Navas yang dilibatkan dalam negosiasi ini pun telah melakukan tes medis di Madrid.
Namun sayang, dokumen yang telah ditanda tangani semua pihak terkait kepindahan pemain telat disetorkan sebelum tengah malam, batas waktu transfer di Spanyol pada musim panas ini. Sehingga, proses transfer ini tak bisa dilanjutkan.
Dokumen terkait transfer ini kabarnya baru sampai kepada FLP pukul 00.01. Namun keterlambatan satu menit ini memaksa De Gea tetap bertahan di Manchester dan Keylor Navas tetap di Real. (bs/cha)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini