Kriminal

Kejati Terima SPDP Imran Samad


MAKASSAR, BKM — Jaksa Peniliti Bidang Tindak Pidana (Pidum) Kejati Sulselbar mengaku telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) mantan Camat Panakukang, Imran Samad terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan yang menyeret Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad yang tak lain adik kandung Imran.
Hal tersebut disampaikan Asisten Pidum Kejati Sulselbar, Muhammad Yusuf, Kamis (3/9) membenarkan hal tersebut. Meski belum menjelaskan lebih jauh, namun Yusuf tak menampik jika SPDP tersebut dapat menjadi jalan untuk menjerat Imran sebagai tersangka dalam kasus ini.
“Dua alat bukti kan sudah cukup untuk tersangka Abraham dan bersamaan dengan itu, kejaksaan juga telah menerima SPDP untuk kakak Abraham Samad, Imran Samad. SPDP-nya baru diterima tadi,” ujar Yusuf.
Yusuf juga mengeaskan, kalau berkas perkara Abraham telah lengkap. Berkas tersebut telah dilengkapi dua alat bukti sebagai syarat materil. Dengan demikian, secara otomatis Abraham akan segera menjalani proses pengadilan. Sejauh ini, pihaknya juga masih menyusun surat dakwaan untuk kepentingan persidangan Abraham.
“Tim jaksa telah berkoordinasi dengan pihak penyidik Polda Sulselbar untuk segera menyerahkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum untuk kelengkapan administrasi kasus tersebut,” ungkap Yusuf.
Hingga berita ini diturunkan, Imran belum dapat dikonfirmasi. Sementara itu, Ketua Tim Kuasa Hukum Abraham Samad, Adnan Buyung Azis meyakini, jika berkas teresbut akan dikembalikan lagi ke penyidik Polda. Meski demikian, pihaknya tetap mendukung upaya kejaksaan yang akan telah menyatakan bahwa berkas tersebut sudah lengkap.
“Saya rasa proses kasus ini masih akan dikembalikan lagi ke Polda untuk di lengkapi, ” ujarnya.
Menurutnya, dengan dinyatakannya bahwa berkas telah lengkap, dapat mempercepat proses hukum yang menjerat kliennya. ” Biar nanti di pengadilan kita akan mebuktikan apakah Abraham terbukti bersalah atau tidak,” kuncinya. (mat-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.