Kriminal

Karyawan BUMN Dibegal di Jalan Tupai


MAKASSAR, BKM — Aksi begal kembali terjadi di Makassar. Kali ini menimpa seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bernama Muh Akbar Rifani (33), warga Jalan Dangko. Korban mengaku ditodong oleh kelompok bermotor saat melintas di Jalan Tupai, Jumat (4/9) sekira pukul 02.00 wita.
Korban dalam laporannya mengaku singgah di ruas Jalan Tupai karena hendak mengangat telepon selulernya yang saat itu tengah berdering. Belum lama bicara via telepon, tiba-tiba
muncul dari arah belakang dua orang begal berboncengan sepeda motor.
Kedua pelaku menghanpiri korban dan langsung memaksa menyerahkan tas yang dibawa korban. Pelaku mengancam menggunakan parang dan diarahkan ke leher korban. Meski dalam kondisi terancam, korban mengaku tetap menolak menyerahkan tas miliknya.
Tak lama empat orang rekan pelaku berboncengan sepeda motor datang dan merampas tas yang dipegang korban. Para pelaku begal juga merampas kunci motor korban dan membuangnya ke adalam selokan di ruas Jalan Tupai.
“Korban bersih keras tidak mau memberikan tas miliknya. Beruntung korban tidak apa-apa meski dalam kondisi terancam saat itu,” ujar Kapolsek Mamajang, Mihardi.
Akibat peristiwa ini, korban mengaku kehilangan tas yang berisi 1 buah dompet serta 1 unit Hanphone, kartu ATM bank BRI, ATM BNI dan sejumlah uang serta surat penting laiinya.
Mihardi mengaku telah menindaklanjuti aporan korban dengan menugaskan jajarannya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Namun pelaku begal sudah melarikan diri.
“Kami menduga korban sudah dibuntuti sejak melintas dari Jalan Landak terus belok kiri Jalan Tupai. Memang situasi di jalan tersebut sangat sepi, makanya menjadi lokasi empuk para pelaku begal untuk melancarkan aksinya,” kata Mihardi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Mamajang masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku begal. Ciri-ciri pelaku juga sudah dikantongi dari hasil keterangan sejumlah saksi termasuk korban. (jul-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.