Sulselbar

Cakka Minta Kades Terpilih tak Takut Istri


BELOPA, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar mengingatkan bahwa seorang calon kepala desa (cakades) harus kapabel dan banyak menerima masukan serta informasi terkait pemerintah desa.
“Cakades harus memiliki SDM yang handal dan kapabel. Itu wajib jika kelak terpilih menjadi kepala desa,” kata Bupati yang akrab disapa Cakka ini di hadapan ratusan kepala desa dan camat saat sosialisasi Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (7/9).
Menurut Cakka, dalam perda ini mengatur bahwa minimal ada dua orang cakades yang bertarung dalam pilkades. Jika hanya satu calon, persoalannya kemudian apakah pelaksana tugas mau terus di suatu desa.
Sebab, kata Bupati, masih ada desa yang mengutamakan adat dengan cakupan wilayah kecil. Tidak menutup kemungkinan cakades satu orang yang harus dibahas dalam sosialisasi perda ini.
“Saya harap para camat dan kades menyikapi persoalan ini. Karena tahun ini ada 89 desa di Luwu yang akan melaksanakan pilkades,” ujar Cakka.
Pilkades tahun ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Untuk tahap pertama ada 63 desa, sementara sisanya 26 desa dilaksanakan pada tahap berikutnya.
Ditambahkan Cakka, jika kelak terpilih, para cakedes yang resi menjabat sebagai kades harus berani mengambil keputusan terkait kepentingan rakyat.
”Jika sudah menjabat kepala desa, jangan takut sama istri untuk melayani rakyat, khususnya dalam hal pemerintahan desa. Kecuali jika anda berbuat yang tidak-tidak, maka wajar anda takut sama istri. Masih banyak rakyat anda di desa yang membutuhkan layanan kades,” ujar Bupati Luwu dua periode ini. (wan/rus/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.