Sulselbar

Kemarau, Bur Optimis Capai Target Produksi Gabah


SENGKANG, BKM — Masih dilaksanakannya panen raya di tengah musim kemarau, dinilai Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru sebagai sebuah keberhasilan. Pasalnya, daerah lain banyak gagal panen, namun Wajo tetap melakukan panen raya. Bupati dua periode inipun optimistis akan mencapai target satu juta ton gabah hingga akhir tahun ini.
Hal itu diungkapkan Andi Burhanuddin Unru saat menghadiri panen raya di Kelurahan Mappadaelo, Kecamatan Tanasitolo, Sabtu (5/9). Untuk Kecamatan Tanasitolo, kata dia, 90 persen tanaman padi warga berhasil.
“Luas pertanian di Kecamatan Tanasitolo 8.844 hektare. Sebanyak 90 persen diantaranya berhasil,” ujar Andi Burhanuddin.
Andi Bur mengatakan, di Wajo ada dua musim, yakni musim gaduh dan rendengan. Musim kemarau panjang ini bertepatan dengan musim rendengan sehingga tak terlalu berpengaruh. “Masih ada dua kecamatan yang akan melakukan panen raya,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan IB Putu Artana mengatakan, tak begitu berpengaruhnya musim kemarau bagi pertanian di Wajo tak lepas dari upaya pemerintah dalam membangun sarana dan prasarana. Misalnya embung dan irigasi.
Selain itu, subsidi traktor pemerintah kepada petani juga mulai dirasakan dampaknya. Karena dengan adanya subsidi traktor dari pemerintah, sebagian besar petani sudah memiliki traktor. Alhasil, petani cepat menggarap sawahnya.
“Usaha pemerintah membangun sarana dan prasarana untuk pertanian sudah dirasakan petani. Makanya, kami berharap bendungan Passeloreng dan Pompa Irigasi Bulucepo secepatnya bisa selesai,” imbuhnya. (ilo/rus/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.