Pilihan Redaktur

PT Buli Hitung Ulang Populasi Sapi


SIDRAP, BKM — PT Berdikari United Livestock (PT Buli) menempuh proses penghitungan ulang (stock opname) jumlah populasi sapi. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya sapi yang hilang.
Direktur Utama (Dirut) PT Buli AS Hasbi Al Islahi, mengaku sangat terganggu dengan informasi banyaknya sapi yang hilang di perusahaan yang dipimpinnya. Sebagai dirut baru, diapun mengklarifikasi dan meminta perlunya stock opname itu dilakukan.
“Iya dong, sebagai pejabat baru di PT Buli, tentu saya harus tahu berapa banyak sebenarnya populasi sapi di perusahaan. Kalaupun ada dugaan sapi hilang, harus dibuktikan dengan cara dihitung,” ujar Hasbi kepada wartawan, Senin (7/9).
Hasbi memperkirakan proses stock opname yang dilakukan oleh pihak ketiga dan disaksikan oleh pihak kepolisian itu, akan berlangsung hingga dua pekan ke depan. “Nanti hasilnya akan kita buka ke publik seperti apa,” janji Hasbi.
Menanggapi rumor adanya 300 ekor sapi yang hilang di perusahaan pelat merah itu, Hasbi dengan tegas membantahnya.
“Barusan kami datang ke Polres Sidrap untuk mengklarifikasi informasi itu. Bagaimana mungkin ada 300 ekor sapi yang hilang sementara belum dilakukan penghitungan,” kata Hasbi yang baru dua pekan lalu menjabat Dirut PT Buli.
Direktur Produksi PT Buli Mahfud menyebut, populasi sapi di PT Buli saat ini sebanyak 1.200 ekor. “Itu berdasarkan hasil stock opname Juni 2015 lalu,” akunya.
Selain itu, pihaknya masih mendata dan menginventarisasi jumlah populasi sapi-sapi milik PT Buli yang mati, hilang dan terjual. Sejauh ini diakui sistem safety kandang belum memadai untuk keamanan pengembalaan ternak di area seluas 6.440 hektare.
“Banyak titik pagar sekeliling area rusak yang disebabkan beberapa faktor, seperti dirusak oleh ternak warga sekitar. Termasuk sapi-sapi kami ikut merusak pagar sehingga bebas keluar masuk. Nah inilah yang akan kita benahi semua,” tandasnya. (ady/rus/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.