Connect with us

Sulselbar

Gagal Panen, Harga Rumput Laut Juga Anjlok

-

SENGKANG, BKM — Dampak musim kemarau makin meluas. Tidak hanya dirasakan petani padi, tapi juga petani rumput laut.
Akibat musim panas berkepanjangan, air laut panas. Alhasil, rumput laut para petani di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoangin, Kabupaten Wajo banyak yang mati.
“Rumput laut kami menguning. Mungkin karena kepanasan,” ujar Muh Nasir, salah satu petani rumput laut.
Selain rumput laut banyak mati, derita para petani diperparah dengan harga rumput laut yang rendah. Menurut Muh Nasir, saat ini harga rumput laut di pasaran hanya Rp6 ribu sampai Rp7 ribu per kilo.
Padahal, kata dia, harga rumput biasanya bisa mencapai Rp17 ribu per kilogram. “Kami sudah gagal panen. Lebih parahnya karena harga rumput laut turun drastis dari Rp17 ribu menjadi Rp6 ribu,” keluh Nasir.
Salah satu pengepul rumput laut di Kecamatan Sajoanging, Sinrang mengaku, turunnya harga rumput laut juga menjadi pukulan telak bagi pedagang. Pasalnya, dia harus membeli sesuai harga pasaran yang ada di Makassar.
“Jujur saja, keuntungan yang kami peroleh hanya seribu dari harga di Makassar, yakni Rp14 ribu. Karena itu kami hanya membeli rumput laut dari para petani antara Rp6 hingga Rp7 ribu per kilogram,” ujarnya. (ilo/rus/c)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini