Connect with us

Sulselbar

Dipancing Rp45 Juta, ABG Ditangkap saat Transaksi Sabu

-

SIDRAP, BKM — Menjadi kurir narkoba kini tidak lagi mengenal usia. Anak Baru Gede (ABG) pun bisa melakoni profesi haram ini.
Salah satunya adalah AJ (18), warga Enrekang yang ditangkap Satuan Narkoba Polres Sidrap saat sedang bertransaksi di Jalan Poros Enrekang, Dusun Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, Rabu (9/9) malam.
AJ ditangkap di atas mobil setelah polisi berhasil memancing tersangka untuk melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.
Warga asal Maroanging, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang ini dibekuk dengan barang bukti 1 bal yang diduga serbuk kristal jenis sabu atau seberat 50 gram lebih.
Konologis penangkapan bermula saat anggota Buser mendapatkan informasi masyarakat terkait aktivitas seorang ABG yang kerap bertransaksi narkoba. Anggota Satuan Narkoba berjumlah lima orang kemudian melakukan penyilidikan selama 3 hari.
Tersangka pun diajak bertransaksi sabu dengan anggota polisi yang melakukan penyamaran. Transaksi sabu dilakukan dalam jumlah besar dengan nilai Rp45 juta.
Malam itu, polisi yang menyamar bersepakat dengan AJ untuk melakukan transaksi sabu-sabu seberat 50 gram lebih yang dipesan lebih dulu dengan harga Rp45 juta. Polisi yang mengendarai mobil kemudian bertemu dengan tersangka.
Alhasil, lelaki AJ yang sudah menyiapkan barang kemudian mengikuti petunjuk petugas untuk transaksi di atas mobil. Setelah barang bukti sabu yang dibungkus dalam satu paket bal diperlihatkan pelaku, polisi langsung meringkus AJ.
Dalam proses penangkapan ini sempat terjadi aksi menegangkan. Pelaku mencoba kabur dan melawan petugas di atas mobil. Bahkan AJ ingin membuka pintu yang sementara melaju dan melompat kabur. Namun berkat kesigapan aparat, pelaku kemudian berhasil diborgol dan dibawa ke mapolres untuk diinterogasi.
Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar melalui Kasat Narkoba AKP Adriyan F Kofong, yang dikonfirmasi di kantornya, Kamis (10/9) membenarkan berhasil mengungkap jaringan sabu antardaerah.
Dalam keterangan tersangka AJ, terungkap jika barang itu bukan miliknya, melainkan barang milik rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran aparat. “Anak ini diduga hanya menjadi kurir pengedar. Kita berhasil pancing dia dengan transaksi sabu dengan memesan seharga Rp45 juta. Kita duga barang bukti ini masih banyak disimpan pelaku,” beber AKP Adriyan.
Kasat Narkoba menjelaskan, kemungkinan barang bukti sebanyak 50 gram lebih yang berhasil disita itu adalah sebagian kecil sabu-sabu yang disimpan pelaku. Namun sejauh ini, pelaku masih enggan mengakui barang bukti lainnya.
“AJ hanya mengaku dia sebagai kurir yang mengantar setiap kali ada pemesan. Kasus ini masih kita kembangkan dengan mengejar sejumlah nama yang disebut AJ. Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk mengejar rekan AJ yang berada di salah satu daerah tetangga, Sidrap,” beber Adriyan.
Kasus ini, lanjutnya, adalah bagian dari pengembangan kasus-kasus narkoba yang diungkap lebih dulu. Kuat dugaan, barang bukti sebanyak itu didapatkan dari Malaysia melalui jalur Pelabuhan Nusantara Parepare.
“Itu yang kita kembangkan. Sementara diduga kuat ada jaringannya dari Malaysia mengirim sabu-sabu kualitas tinggi ini melalui pelabuhan Parepare,” terang Adriyan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AJ terancam hukuman 15 tahun penjara sesuai pasal yang dijeratkan kepadanya yakni primer pasal 114 serta subsider pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (ady/rus/b)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini