Metro

Penduduk Miskin di Sulsel Capai 792.72 Jiwa


MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, menjelaskan, kondisi kemiskinan di Sulsel mengalami peningkatan.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, hingga Maret 2015, jumlah penduduk miskin mencapai 792.72 ribu penduduk. Persentase kenaikan mencapai 9,39 persen dari total penduduk Sulsel saat ini. Saat ini, Sulsel berada di posisi ke-16 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.
Agus mengatakan, peningkatan penduduk miskin merupakan imbas dari pelemahan ekonomi yang saat ini terjadi secara global.
“Harus segera dilakukan upaya penanganan agar angka itu tidak terus meningkat,” jelas Agus di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (18/9).
Namun dia menegaskan, kondisi itu sudah tidak seburuk beberapa waktu lalu yang presentasenya di atas 10 persen dari total penduduk Sulsel.
Ia mengatakan persoalan ini bukan hanya terjadi di Sulsel, akan tetapi terjadi secara global.
Pemprov saat ini terus menjaga agar kondisi perekonomian di Sulsel bisa tetap stabil
“Kita tengah melakukan berbagai langkah untuk menekan angka kemiskinan tersebut dan berusaha menjaga kondisi perekonomian agar tidak semakin memburuk,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu dari langkah pemerintah adalah dengan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah di tiap kabupaten/kota.
Pemprov juga intens berkoordinasi dengan pengusaha agar tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang bisa memperburuk keadaan perekonomian masyarakat.
Pemprov saat ini terus berupaya menggenjot ekspor komoditas dari Sulsel, dan menjaga kestabilan pasar. Terutama pasar untuk komoditas hasil produksi asli Sulsel seperti kakao dan rumput laut yang memang pada sektor ini betul-betul digerakkan oleh ekonomi kerakyatan.
Lebih jauh dikatakan, untuk meminimalisir dan menekan angka kemiskinan di Sulsel, pihaknya juga berusaha terus mengucurkan pos-pos anggaran pemerintah yang bisa diserap oleh semua sektor. Seperti anggaran proyek dan lainnya agar jumlah uang yang berputar di masyarakat bisa semakin besar yang secara otomatis bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.
Ia juga menyampaikan, pihaknya mulai memikirkan untuk membuat program-program yang bersifat swakelola.
Sebelumnya, Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, menyebutkan, penduduk miskin di Sulsel sampai pada Maret 2015 berjumlah 792 ribu penduduk atau dengan 9.39 persen dari total penduduk. Dan saat ini, Sulsel berada pada peringkat ke 16 dari 34 provinsi dari tingkat kemiskinan.
Ia menyebutkan tingkat kemiskinan Sulsel menurun jika dilihat berdasarkan tahun 2013 dan 2014 sebesar 0.89 persen dari 10.28 persen menjadi 9.54 persen atau 66.58 ribu jiwa.
Dan jika dilihat berdasarkan kondisi September 2014 maka terjadi penurunan secara persentase sebesar 0.15 persen atau sebesar 8.63 ribu jiwa. (rhm/war/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.