Kriminal

Pembegal Wartawan Diringkus


MAKASSAR, BKM — Tim Reskrim Polsek Rappocini membekuk dua DPO pelaku begal masing-masing, Antony Sony Lake (19)serta Enal (23). Keduanya ditangkap ditempat dan waktu berbeda, Rabu (23/9) 01.30 wita.
Kedua tersangka diketahui terlibat sejumlah aksi begal diwilayah Polsek Rapocini, salah satunya di Jalan Sultan Alauddin II yang menimpah salah seorang koresponden televisi nasional (SCTV), Saleh Sibali beberapa waktu lalu. Tersangka Antony dibekuk di Jalan Todopuli. Sementara Enal diciduk di tak jauh dari TKP, di Jalan Sultan Alauddin II.
Dari hasil pemeriksaan petugas, kedua pelaku diketahui adalah mantan genk motor COPAS. Dihadapan petugas, tersangka Antony mengaku bersama Enal menjarah harta benda sejumlah pengendara dan dijual kepada seorang penada bernama Ikbal (30)
“Saya sama Enal pak. Barang rampasaseperti ponsel kemudian kami jual kepada penadah bernama Ikbal di Jalan Andi Tonro,” ungkap Sony.
Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku melengkapi diri dengan senjata tajam. Keduanya bahkan tak segan-segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan.
Setelah menjalani pemeriksaan, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan meringkus Ikbal, seorang penadah hasil kejahatan kedua tersangka. Adapun barang bukti yang disita petugas berupa 1 unit sepeda motor hasil curian.
Kapolsek Rappocini, AKP Muari mengatakan, penangkapan lebih awal dilakukan kepada tersangka Sony. Dari keterangan Sony, pihaknya kemudian membekuk Enal serta Iqbal. Adapun tersangka merupakan DPO atas kasus pencurian dan kekerasan.
“Jadi pelaku Enal di ringkus di Jalan Sultan Alauddin II di tmpat bengkel Las tempat ia bekerja. Sementara penadahnya Ikbal di ringkus di Jalan Andi Tonro Raya tempat jualan counter handphonenya,” ujar Muari.
Muri mengatakan, selain Sony dan Enal, terdapat empat pelaku lain yang masih dalam pengejaran pihaknya. “Semuanya ada enam orang. Empat lainnya masih kita kejar,”terang Muari.
Sementara itu, salah satu korban, Saleh Sibali mengaku tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya dengan alasan saat itu kedua pelaku gagal merampas harta bendanya.
“Waktu itu pelaku gagal merampas ponsel saya. Tapi saya sempat cedera karena terkena besi sepeda motor saya waktu dipepet kedua pelaku. Jadi saya tidak melapor ke polisi, karena pelaku saat itu langsung melarikan diri,” kata Saleh.
Meski demikian, Saleh berharap agar tersangka diproses hukum sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku. (ish-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.