Connect with us

Olahraga

Perang Gelandang

-

LONDON, BKM — Premier League pekan ini akan menampilkan laga seru antara Arsenal dan Manchester United (MU). Dua tim yang sudah puluhan tahun menjadi musuh bebuyutan akan beradu gengsi di Emirates Stadium, Minggu (4/10) malam.
Pertandingan kedua tim ini dprediksi berjalan ketat serta menarik. Secara kualitas, Arsenal sejak ditangani Arsene Wenger dikenal sebagai tim yang selalu menguasai permainan lewat penguasaan bola ciamik dari para gelandangnya. Dan musim ini tak berubah, bersama pemain seperti Santi Cazorla, Mesut Ozil hingga Aaron Ramsey, The Gunners lebih dari cukup untuk berlama-lama dengan bola.
Penguasaan bola yang dominan mereka semakin sempurna dengan kehadiran Alexis Sanchez dan Theo Walcott. Dua pemain tersebut melengkapi skuat Arsenal lewat kecepatan yang mereka miliki. Sengatan kedua pemain akan membuat pertahanan Manchester United tak akan leluasa dalam membantu serangan seperti biasanya. Selain mereka, masih ada nama Olivier Giroud yang bisa menghadirkan perbedaan di lini depan.
Namun Arsenal tengah memiliki modal negatif jelang laga tersebut. Apalagi sebabnya bila bukan kekalahan mengejutkan atas Olympiakos tengah pekan lalu di Emirates. Belum lagi cedera yang menimpa Jack Wilshere, Tomas Rosicky, Danny Welbeck, Mikel Arteta dan juga bek tangguh Laurent Koscielny akan membuat pelatih Arsene Wenger bekerja keras menemukan solusi tepat untuk membangkitkan diri.
Sedangkan Manchester United bersama Louis van Gaal juga begitu mendewakan penguasaan bola. Van Gaal dipastikan memanfaatkan kemampuan para gelandangnya. Sejak kedatangannya musim lalu, Van Gaal telah menegaskan bahwa filosofi permainannya adalah dengan menguasai bola selama mungkin dan memindahkan bola ke seluruh penjuru lapangan dengan melibatkan semua pemain. Dan itu tak berubah musim ini.
Kedatangan Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin musim panas ini semakin memperkuat filosofi mereka itu. Belum lagi nama-nama seperti Juan Mata, Michael Carrick dan juga Memphis Depay yang juga memiliki kemampuan mengatur serangan dan memainkan tempo permainan. Seperti dilansir Whoscored, rata-rata penguasaan bola Juan Mata dkk dalam tujuh laga awal Premier League menembus angka 58%.
Pelatih Manchester United tak memiliki masalah cedera pemain jelang laga ini. Hanya ada dua pemain yang pasti absen, yakni Luke Shaw yang cedera panjang, dan Marcos Rojo, sementara Michael Carrick sudah dipastikan bisa ikut ambil bagian pada laga di Emirates tersebut setelah pulih dari cedera.
Van Gaal sendiri sudah mewanti-wanti hal tersebut. Usai pertandingan melawan Wolfsburg tengah pekan lalu, Van Gaal mengakui bahwa anak asuhnya kelelahan setelah jadwal padat yang mereka jalani. Pelatih asal Belanda tersebut juga menyebut bahwa laga akhir pekan nanti akan ditentukan lewat recovery. Siapa tim yang memiliki recovery yang optimal, mereka yang akan menang.
Striker MU, Juan Mata mengatakan bahwa para pemain Manchester United tengah kelelahan menjelang pertandingan lawan Arsenal.
Mata menjadi pahlawan Old Trafford kemarin, kala United bangkit dari ketertinggalan atas Wolfsburg dan mencatat kemenangan perdana di Liga Champions.
Pemain Spanyol mencetak gol dari titik penalti dan memberikan assist yang berbuah gol kemenangan dari Chris Smalling.
Namun tak ada banyak waktu istirahat bagi MU, dibandingkan dengan Arsenal yang bermain 24 jam lebih awal jelang pertemuan kedua tim akhir pekan ini.
“Pertandingan itu berjalan amat berat, karena kami benar-benar kelelahan secara fisik di menit-menit akhir,” jelas Mata pada reporter.
“Namun kami sudah melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami tahu kami harus menang, dan kami kini amat bahagia.”
Pemain anyar Manchester United, Morgan Schneiderlin, percaya bahwa semangat juang tim bisa membuat mereka memenangkan setiap laga.
“Ya, itu memang pertandingan yang amat penting di mana saya dan tim bisa terus berkembang. Itu adalah pertandingan melawan tim besar Eropa dan kami senang bisa bermain di kasta tertinggi sepakbola Eropa dan kami ingin terus bertahan di sini,” jelas Schneiderlin pada reporter.
“Kami ingin melihat seberapa jauh kami bisa melangkah. Jika kami bisa terus mempertahankan spirit seperti ini, dan terus menang seperti apa yang kami lakukan di awal musim, mengapa tidak?,” katanya.

Pertaruhan Wenger

Duel Arsenal versus Manchester United akhir pekan ini sekaligus menjadi pertandingan penanda 19 tahun rezim Arsene Wenger di “Gudang Peluru”. Bagaimana performa orang Prancis ini melawan “Setan Merah”?
Wenger ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada 30 September 1996. Sejak itu, sampai 19 tahun kemudian, sampai detik ini, pria kelahiran 22 Oktober 1949 itu masih berada di tempat yang sama.
Pada kelompok pelatih/manajer di Liga Inggris, hanya ada tiga orang pelatih/manajer yang lebih lama daripada Wenger dalam menukangi sebuah klub. Mereka adalah Sir Alex Ferguson (MU/26 tahun), Sir Matt Busby (MU/24 tahun), dan Dario Gradi (Crewe Alexandra/24 tahun).
Pada perjalanannya Wenger menciptakan rivalitas tersendiri antara timnya dengan MU, yang di era Premier League sangat dominan. Ketika Arsenal menjuarai liga musim 2003/2004 tanpa kekalahan, MU pun begitu “terusik”.
Banyak cerita yang lahir dari persaingan Arsenal-nya Wenger dengan MU-nya Ferguson. Beberapa yang paling terkenal adalah olok-olok Martin Keown kepada Ruud van Nistelrooy, “perang pizza” di lorong, dan perseteruan hebat kapten kedua tim: Patrick Vieira dan Roy Keane. Wenger dan Fergie pun pernah menjadi “sepasang musuh yang saling membutuhkan”. (bs/cha)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini