Connect with us

Olahraga

Laga Hidup Mati

-

KIEV, BKM — Meski dipastikan lolos ke Euro 2016, tim Spanyol tetap berkomitmen untuk tampil sempurna memuncaki kualifikasi Grup C. Di laga lanjutan yang akan dihelat Selasa (13/10), tim Matador akan bertandang ke Kiev untuk menghadapi Ukraina.
Pertandingan melawan Ukraina, adalah ujian terberat Spanyol untuk mempertahankan predikat tidak pernah kebobolan di delapan laga terakhir. Berbeda dengan Ukraina, pertandingan ini menjadi laga hidup mati dan menjadi penentu apakah mereka bisa lolos atau tidak. Jika menang, maka Ukraina akan melenggang bersama Spanyol ke babak berikutnya.
Ukraina mengantongi 19 atau lima poin di belakang Spanyol dan sama dengan peringkat dua Slovakia. Ukraina kalah head to head dari Slovakia dan pasti finis minimal peringkat tiga (play-off).
Untuk lolos otomatis bersama Spanyol, ada satu syarat. Melawan Spanyol, Ukraina harus meraih hasil lebih baik daripada Slovakia yang bertandang ke Luksemburg. Dengan kata lain, nasib Ukraina tidak berada di tangan mereka sendiri, melainkan juga tergantung pada hasil yang didapatkan Slovakia di kandang Luksemburg.
Idealnya, Ukraina mengincar kemenangan. Hanya saja, itu tidak bakal mudah diwujudkan. Pasalnya, Spanyol sedang berada dalam kondisi moral dan form optimal.
Dalam tujuh laga sebelumnya di kualifikasi Grup C, Iker Casillas dan kawan-kawan selalu menang tanpa pernah kebobolan. Kemenangan terakhir (4-0 vs Luksemburg) bahkan memicu atmosfer positif di skuat La Furia Roja karena itu memastikan mereka finis sebagai juara grup dan lolos ke putaran utama EURO 2016.
Meski tanpa David Silva dan Alvaro Morata yang cedera di laga terakhir, Spanyol masih punya sederet amunisi yang kualitasnya tak kalah cemerlang. Di atas kertas, Spanyol masih sanggup menundukkan Ukraina di Kiev sekaligus mewujudkan tantangan meraih kemenangan dan clean sheet beruntun mereka yang kedelapan.
Perkiraan susunan pemain, statistik kedua tim serta prediksi skor akhir bisa dilihat pada tiga halaman berikut.
Gelandang serang Chelsea, Cesc Fabregas, memecahkan rekor sebagai pemain yang mencatat assist terbanyak bersama tim Spanyol. Ia sukses mengungguli dua gelandang kenamaan Barcelona, Andres Iniesta dan Xavi dengan mencatat assist sebanyak 30 kali.
Dilansir Mirror, rekor itu ia bukukan saat LA Furia Roja berhadapan dengan Luxembourg di ajang babak Kualifikasi Piala Eropa 2016 beberapa waktu lalu. Ia memberikan assist kepada Paco Alcacer untuk mencetak gol kedua Spanyol.
Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque mengaku belum tahu alasan cedera David Silva dan Alvaro Morata yang membuat keduanya harus diganti saat melawan Luksemburg, Sabtu (10/10) dini hari tadi.
David Silva hanya bermain 11 menit pada pertandingan tersebut sebelum digantikan Juan Mata. Sementara itu Morata bermain selama 33 menit sebelum digantikan Paco Alcacer.
Usai pertandingan, Del Bosque mengungkapkan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti cedera apa yang menimpa kedua pemainnya itu.
“Saya tak tahu apa-apa. Karena tim dokter menginformasikan bahwa pemain harus diganti, karena itu saya siapkan pengganti,” ungkapnya.
“Cedera mempengaruhi kami, tapi kami akhirnya menang. Terima kasih atas dukungan kepada semua pemain,” tandasnya. (bs/cha)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini