Connect with us

Olahraga

Persipare dan SU ke Semifinal

-

Persipare dan SU ke Semifinal

PAREPARE, BKM — Persipare Parepare dan Sidrap United (SU) memastikan langkah ke semifinal Habibie Cup XXI setelah mengalahkan lawan-lawannya di babak perempatfinal di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Rabu (4/11).
Persipare yang bertanding lebih dulu sukses membungkam Persiban Bantaeng dengan skor 3-0. Begitupun dengan SU yang bermain di partai berikutnya juga sukses menekuk FC Sandeq Polman dengan skor 2-0.
Striker Persipare, Zulham Zamrun menjadi man of the match dalam laga perempatfinal antara Persipare melawan Persiban.
Gol pertama Persipare dicetak Zulham melalui hadiah tendangan pinalti pada saat laga baru berjalan lima menit.
Wasit Muslimin menunjuk titik putih setelah pemain Persiban handsball di area terlarang.
Kiper Persiban, Harifin tak mampu menahan tendangan keras Zulham yang mengarah ke sudut gawang. Persipare pun unggul 1-0.
Pertandingan semakin berjalan seru tatkala kedua tim menerapkan tempo permainan cepat. Pada menit ke 14, umpan manis Febri yang diterima Titus Bonai (Tibo) berhasil berbuah gol. Tendangan keras Titus dengan kaki kiri kembali mampu memperdayai kiper Harifin. Persipare pun unggul 2-0. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persiban berusaha bangkit mengejar ketertinggalan. Insiden terjadi di menit ke 66. Kiper Persiban Harifin benturan keras dengan penyerang Persipare, Febri di mulut gawang. Akibatnya, Harifin harus ditandu keluar lapangan dan digantikan dengan kiper cadangan, Agus Melas. Sedangkan Febri yang juga cedera digantikan oleh Evan Dimas.
Keperkasaan Zulham kembali terlihat. Dia mencetak gol keduanya di menit 75. Kiper pengganti Persiban, Agus Melas tak berkutik menahan laju bola keras yang dilesatkan Zulham. Skor pun berubah menjadi 3-0.
Unggul di segala lini, pelatih Persipare, Assegaf Razak tak mau mengambil risiko. Dia pun mengganti empat pemain intinya untuk diistirahatkan. Tiga pemain pilar yang ditarik keluar adalah Bio Paolin, Kurnia Mega, Rezki Pelu serta Tibo.
Assegaf mengatakan, dia menarik empat pemain untuk persiapan semifinal. Pergantian pemain dilakukan jelang laga usai.
“Pemainan tim kami sangat kompak dan baik. Wajar kalau kami menang dan lolos ke semifinal,” katanya.
Di partai kedua, SU sukses menggilas Sandeq Polman dengan skor 2-0 tanpa balas.
Awalnya, pemain SU kesulitan meladeni permainan cepat yang dilakukan anak asuh Ahmad Sukri. Namun di menit 25 pertandingan, SU mulai bangkit dengan berkali-kali menekan lini pertahanan Sandeq yang dimotori penjaga gawang Nur Rijal.
Jelang akhir babak pertama, striker SU Patrick Wanggai mampu merobek jala lawan setelah memanfaatkan umpan terukur dari sayap. Skor pun berubah 1-0 hingga turun minum.
Di menit kedua, wasit memberikan kartu merah kepada pelatih Sandeq Polman, Ahmad Sukri yang memprotes keras sebuah gol yang dianulir.
Meski pelatih Sandeq Polman keluar, namun pemain anak-anak Polman tidak surut. Mereka berkali-kali merepotkan barisan pertahanan serta mengancam kiper SU yang dijaga oleh Ferdiansyah.
Menjelang laga usai, sebuak serangan balik SU di babak ke 80 yang dilakukan Terenz Puhiri berhasil merobek gawang Sandeq. Skor menjadi 2-0. Gol kedua ini membuat harapan Sandeg untuk menyamakan kedudukan menjadi pupus. Skor 2-0 bertahan sampai laga usai.
Pelatih SU, Tony Ho mengatakan, dia menarik keluar pemain bintangnya menjelang laga usai. Itu setelah mereka yakin unggul dan akan berlaga di semifinal. Tony Ho mengaku, pemainan anak asuhnya sangat bagus dan lebih unggul dari tim lawan. (smr/cha/b)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini