Kriminal

Pembunuhan Buruh Bangunan Peragakan 10 Adegan


MAKASSAR, BKM — Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Wajo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang buruh bangunan bernama Erwin (19). Rekonstruksi menghadirkan tersangka pembunuhan, yakni Guntur (19) yang juga berprofesi sebagai buruh bangunan. Rekonstruksi berlangsung di lokasi pembunuhan di Jalan Tentara Pelajar, Senin (16/11).
Dalam rekonstruksi, tersangka Guntur mempragakan 10 adegan. Tak hanya tersangka, penyidik juga menghadirkan beberapa saksi di lokasi pembunuhan. Salah satu saksi utama bernama Jumang. Rekonstruksi juga disaksikan pihak Pengadilan Negeri (PN) Makassar.
Kanit Reskrim Polsek Wajo, AKP Rohuon Purba mengemukakan, 10 adegan yang diperagakan tersangka diantaranya, saat terangka menikam korban dari arah belakang di lantai lima bangunan, tempat korban bekerja sebagai buruh bangunan.
Sementara saksi Jumang dalam rekonstruksi mengemukakan, peristiwa ini dipicu oleh ketersinggungan korban yang marah karena terkena ludah dari tersangka dari atas lantai lima bangunan.
“Korban saat itu berada di lantai dasar. Sementra pelaku ada di lantai lima. Ludah pelaku mengenai korban, sehingga korban mendatangi pelaku. Korban sempat melontarkan kalimat kasar kepada pelaku. Pelaku saat itu tidak mengubris sikap kasar korban. Pelaku lalau pergi ke rumah temannya di Jalan Gunung Lattimojong untuk mengambil badik. Pelaku kemudian kembali ke lantai lima dan langsung menusuk korban dari belakang,” jelas Jumang.
Jumang juga sempat melihat korban merampas badik yang digunakan pelaku dan sempat membuang badik tersebut di sekitar bangunan.
Korban kemudian turun dari tangga sambil memegang punggung sebelah kiri yang mengalami luka.
Seperti diketahui, tersangka Guntur diketahui beralamat di Jalan Maccini Raya. Guntur diduga melakukan pembunuhan terhadap Erwin pada Selasa 15 Oktober sekitar pukul 15.00 Wita. Erwin ditikam menggunakan badik pada bagian pinggang sebelah kiri. Saat itu Erwin berusaha melarikan diri keluar dari bangunan tempatnya bekerja. Korban sempat meminta pertolongan sampai di depan rumah makan Masale di Jalan Tentara Pelajar. Namun karena luka yang diderita Erwin cukup parah, Erwin pun terjatuh dan menghembuskan nafas terkahir sebelum dibawa ke rumah sakit. (jul-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.