Kriminal

Kejari Ngotot Penjarakan Musakkir


MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar bersikukuh akan melakukan eksekusi terhadap terhadap tervonis kasus penyalahgunaan narkotika, mantan Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Musakkir.
Kepala Kejari Makassar, Deddy Suwardy Surachman, bahkan mengisyaratkan akan melakukan eksekusi Musakkir pada pekan ini.
“Kami berupaya mempercepat eksekusinya, saat ini sedang dipersiapkan kelengkapan administrasinya,” kata Deddy, Rabu (18/11).
Soal hukuman Musakkir, Deddy memastikan, jika Musakkir dapat dijebloskan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.
Menurut Deddy, dictum amar putusan itu selain rehabilitasi juga mewajibkan Musakkir menjalani penahanan.
“Masa rehabilitasi itu hanya 6 bulan, sisanya akan dijalani di penjara,” ujar Deddy.
Sementara pengacara Musakkir, Djamalluddin Koedoeboen, berharap kejaksaan tidak melakukan eksekusi sebelum adanya kepastian terkait maksud amar putusan hakim tinggi tersebut.
“Kita sama-sama penegak hukum karena itu sebaiknya saling menghargai,” kata Djamalluddin.
Djamalluddin yang menilai hukuman Musakkir tetap direhabilitasi mengaku enggan berpolemik. Langkah terbaik menurut dia adalah menunggu pernyataan hakim tinggi.
“Apapun nanti hasilnya kami siap menerima itu,” tukas Djamaluddin.
Adapun Juru bicara Pengadilan Tinggi (PT) Makassar, Suharjono, menyatakan belum mendapat kepastian soal permintaan pihak Musakkir tersebut. “Saya tidak bisa komentar banyak, nanti saya cek dulu,” kata dia.
Adapun anggota majelis hakim kasus Musakkir pada pengadilan tingkat pertama, Ibrahim Palino, menilai amar putusan PT tetap dilakukan rehabilitasi.
“Amarnya kan menguatkan, jadi tetap direhabilitasi,” kata juru bicara Pengadilan Negeri Makassar ini. (mat-ril/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.