Kriminal

Pungli Panjar Lods Pasar Lakessi Parepare Bergulir


MAKASSAR, BKM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) mulai melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan pungli panjar uang muka lods pasar Lakessi Kota Parepare.
“Kasus ini memang sementara kita masih dalami,” Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Mulyadi, Kamis (19/11).
Kasus ini kata Mulyadi, ditangani oleh Kejati Sulselbar sejak Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare menyerahkan penanganan kasus tersebut. Mulyadi menuturkan, penanganan kasus tersebut telah ditingkatkan ke proses penyelidikan dan masih dalam proses puldata pulbaket. Dalam kasus ini diduga ada indikasi pungli yang diperkirakan mencapai Rp1,6 miliar. “Inilah yang masih sementara kita dalami,” tandasnya.
Bedasarkan bukti awal dalam kasus ini, ada bukti kuitansi pungutan dari 1.600 pemilik lods yang dipungut sejak 2012, lembar deposit tabungan di Bank Bukopin Parepare setahun oleh tim pemindahan, serta bukti penarikan dari Bukopin dan penyerahan uang ke Perindagkop disetorkan ke Bank Sulsel.
“Kita juga berencana secepatnya akan memanggil pihak-pihak yang dianggap terlibat dalam kasus ini, untuk dimintai keterangannya,” ujar Mulyadi.
Selain itu, berkas penyetoran dana uang muka tersebut baru diserahkan pada tahun 2013 ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk disetorkan ke Bank Sulsel, sejak dipungut dari tahun 2012 lalu.
Berkas laporan, kata Mulyad, terkait adanya dugaan pungutan liar yang dimanfaatkan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi, sebesar Rp1,6 miliar diendapkan di Bank Swasta.
“Kita pastikan akan menyeret siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” tutup Mulyadi. (mat-ril/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.