Connect with us

Olahraga

Neraka Los Blancos

Real Madrid (0) Vs Barcelona (4)

-

Real Madrid (0) Vs Barcelona (4)

MADRID, BKM — Barcelona menunjukkan keperkasaannya dengan menumbangkan rival utamanya, Real Madrid dalam laga bertajuk El Clasico, di kandang Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (22/11) dini hari. Barca pulang dengan sukses gemilang menang 4-0 tanpa balas.
Ada banyak hal yang terjadi secara simultan sepanjang pertandingan. Diawali dengan atmosfer standar. Barca mendapatkan sambutan intimidatif dari pendukung Real Madrid. Yang paling diincar adalah Gerard Pique yang tak pernah malu menyebut diri sebagai sosok anti-Madrid.
Laga yang disaksikan para pecinta bola di seluruh dunia ini berjalan seru.
Barca bisa mendominasi pertandingan dan unggul dua gol pada babak pertama, para suporter Madrid mulai berpaling dan berbalik mengkritik tim dan presiden mereka. Pada akhirnya, fans Madrid pun menunjukkan kedewasaan dengan memberikan aplaus kepada Andres Iniesta yang tampil gemilang.
Di atas lapangan, aksi dan drama juga tak pernah berhenti muncul. Dari aksi cerdas Iniesta sampai tendangan keras Isco kepada Neymar. El Clasico kali ini seakan memiliki segalanya.
Menang 4-0, tentu bisa dikatakan bahwa para pemain Barca sudah melakukan segala sesuatunya dengan benar. Tapi di antara semuanya, ada beberapa pemain yang pantas mendapatkan pujian ekstra atas apa yang sudah mereka kontribusikan untuk kemenangan besar Barca.
Hasil 4-0 ini merupakan neraka bagi Los Blancos. Pada laga ini, fans Madrid mesti menyaksikan pemain pujaan mereka seolah tak berdaya di hadapan magis Luis Suarez dan kolega.
Cristiano Ronaldo, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Madrid, yang diharapkan mampu menjadi tumpuan utama mencetak gol nyatanya pada laga ini gagal menampilkan aksinya. Tak satupun gol berhasil di sarangkan oleh mega bintang asal Portugal ini.
Barcelona sendiri sudah berhasil melewati sebuah tantangan berat dengan brilian. Menang 4-0, tentu bisa dikatakan bahwa para pemain Barca sudah melakukan segala sesuatunya dengan benar. Tapi di antara semuanya, ada beberapa pemain yang pantas mendapatkan pujian ekstra atas apa yang sudah mereka kontribusikan untuk kemenangan besar Barca.
Gelandang Real Madrid, Luka Modric menganggap timnya tak bermain sebagai tim saat dibantai 0-4 oleh Barcelona.
Di laga ini, El Real memang tampil seperti tanpa pakem yang jelas. Hal ini pun dimanfaatkan Barcelona yang sanggup mencetak masing-masing dua gol di tiap babak.
“Kami tak belajar dari kesalahan, kami tak bermain sebagai tim. Ini bukanlah kali pertama terjadi kepada kami. Kami bermain buruk. Sangat, sangat buruk,” ujar Modric seperti dikutip Marca.
“Kami pantas mendapat kritik. Kami harus menunjukkan karakter dan kembali menegakkan kepala. Kami adalah Real Madrid dan kami semua harus tetap berjuang,” lanjutnya.
Sementara itu, Marcelo menilai performa timnya kali ini jauh dari ekspektasinya. “Sayangnya, kami gagal menampilkan permainan terbaik. Kami harus melupakan dan mengambil pelajaran dari kekalahan ini,” ujar Marcelo usai laga kepada Canal Plus.
“Kami meminta maaf kepada para suporter, ini bukanlah penampilan yang ingin kami mainkan. Kami akan terus berjuang dengan sungguh-sungguh,” lanjutnya.
Atas kekalahan ini, pelatih Real Madrid, Rafael Benitez tidak mau menanggung sendiri kesalahan dalam kekalahan atas Barcelona.
Benitez mengatakan bahwa semua orang di Madrid memiliki andil dalam kekalahan itu. Kini fokus Benitez adalah untuk mengangkat moral Madrid jelang menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Saat kami menang atau kami meraih hasil imbang, kami semua memiliki peran masing-masing. Tentu saja kekalahan ini menyakitkan. Kami kalah dengan cara seperti ini. Sekarang saya hanya ingin mempersiapkan pemain untuk laga selanjutnya,” terang Benitez kepada AS.

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini