Metro

Atasi Pemadaman, PLN Harap Hujan Turun


MAKASSAR, BKM–Sejumlah warga Kota Makassar mulai resah akibat seringnya pemadaman arus listrik oleh Perusahaan Listrik Negara PLN. Pemadaman dilakukan secara berulang-ulang dengan waktu pemadaman berlangsung satu hingga tiga jam.
Pihak PLN mengakui, pemadaman yang terjadi disebabkan dua faktor yakni pemadaman terencana dan pemadaman tidak terencana atau gangguan. Sementara pemadaman yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan karena gangguan pada pembangkit listrik yang mengakibatkan terjadi defisit. Seperti yang terjadi di pembangkit listrik di Sengkang.
“Kemarin itu terjadi trip pada pembangkit. Inilah salah satu penyebab terjadi pemadaman. Namun sudah teratasi dan kembali normal. Untuk menjaga kondisi pasokan listrik ke pelanggan tetap aman, salah satunya kita harapkan turun hujan,” terang Manager PLN Makassar, M Saifuddin, Jumat (27/11).
Sementara itu, kata Saifuddin, pemadaman listrik yang dilakukan terencana karena adanya kegiatan yang dilakukan PLN yang mengharuskan terhentinya aliran listrik ke Pelanggan. Seperti penambahan peralatan jaringan, pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenence) pembangkit, penggantian kabel konduktor (rekonduktoring) transmisi dan lain-lain.
Sementara pemadaman tidak terencana atau gangguan, seperti terganggunya suatu unit pembangkit. Apakah itu gangguan pada sistem pelumasan, sistem pendingin, generator, boiler pemanas air menjadi uap.Terganggunya jaringan / transmisi listrik : Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV tersambar petir, terkena pohon roboh, tanah longsor, trafo meledak.
Sementara itu, salah satu warga Biringkanaya, M Asdar, mengatakan, seharusnya pihak PLN bisa menjaga pasokan listrik ke pelanggan dengan aman. Karena sudah banyak pembangkit yang menyuplai pasokan listrik ke pelanggan.”Kami harap tidak ada pemadaman. Apalagi saat ini kan sudah musim hujan. Sehingga pembangkit listrik PLTA bisa memasok listrik lebih optimal,”katanya.(ucu/war/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.