Metro

Hujan Angin Rusak 30 Rumah Warga


MAKASSAR, BKM– Hujan disertai angin kencang melanda beberapa wilayah di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Minggu (29/11) siang.
Bencana alam tersebut, mengakibatkan puluhan unit rumah rusak.
Khusus di Kota Makassar saja, terdapat 30 rumah rusak akibat angin puting beliung berada di kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Rumah yang rusak tepatnya di Rukun Warga (RW) 05, rumah sekitar Tempat pembuangan Akhir (TPA) Antang, serta di Kompleks Berlian Antang.
Selain rumah warga, angin puting beliung juga hancurkan satu bangunan sekolah, SD Parinringan, Tamangapa. Atap dan tembok bangunan sekolah rusak.
Anwar, salah seorang warga yang rumahnya ikut rusak parah akibat terjangan angin puting beliung mengatakan, sebelum rumahnya rusak, terlebih dahulu terdengar suara menggemuruh disertai petir. Berselang beberapa menit tiba-tiba atap rumahnya terangkat.”Hujan disertai angin dan kilat, berlangsung sekitar satu jam. Saya dan warga lainnya berhamburan keluar rumah setelah atap seng mulai terangkat dan dinding yang jatuh,” ungkap Anwar.
Sementara itu, pemantauan BKM, hingga sore kemarin, selain kerusakan rumah sejumlah pohon tumbang banyak di Jalan Poros Makassar-Gowa, Hertasning Baru dan Jalan TUN Abdul Razak.
Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah IV Sulawesi Selatan, Sujarwo menyebut hujan deras terjadi karena saat ini sudah memasuki musim peralihan dari kemarau menjadi musim hujan.”Pertengahan Desember hujan turun semakin lebat,” kata Sujarwo.
Sujarwo juga meminta ke warga untuk tetap mewaspadai angin kencang dan petir. Sebab berdasarkan lansiran BMKG hujan kerap disertai dengan angin dan petir.(jun/war/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.