Connect with us

Olahraga

Berebut Puncak

Leicester vs Manchester City

-

MANCHESTER, BKM — Laga sengit akan tersaji di King Power Stadium, Rabu (30/12) dinihari. Pemimpin klasemen sementara Premier League, Leichester akan menjamu Manchester City yang kini menduduki posisi ketiga klasemen dengan hanya terpaut tiga poin.
Bentrok Leichester dan Manchester City ini akan berlangsung alot. Soalnya, kedua tim sama-sama ngotot ingin merebut poin tiga untuk bisa memperkokoh serta menyalib ke posisi puncak. Itu bisa terjadi jika Arsenal gagal menumbangkan Bournemounth.
Manuel Pellegrini mengakui bahwa Manchester City tampil lebih baik ketika diperkuat kapten mereka, Vincent Kompany. Tapi, saat Kompany tak ada, Pellegrini menuntut City untuk tetap kompetitif.
Dalam laga ini, City dikabarkan bakal pincang dengan ketidak hadiran Kompany yang kini menderita cedera betis.
Sesuai statistik, pertahanan City jauh lebih kokoh saat Kompany bermain. The Citizens cuma kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan Premier League di mana Kompany tampil sebagai starter. Saat Kompany tak ada dalam starting XI, City kemasukan 19 gol dalam 10 pertandingan.
Namun, City tak selalu bisa mengandalkan Kompany pada musim ini. Pasalnya, bek asal Belgia itu sulit melepaskan diri dari cedera betis.
Absennya Kompany membuat City mau tak mau harus memaksimalkan Nicolas Otamendi, Eliaquim Mangala, dan Martin Demichelis. Pellegrini pun berharap mereka bertiga tampil solid di lini belakang.
“Tentu saja tim ini lebih baik dengan adanya Kompany daripada tanpa dia. Dia sangat penting, pertama-tama karena dia adalah kapten. Dan dia jadi kapten karena bisa memberikan banyak hal penting — performanya, kepribadiannya,” ujar Pellegrini seperti dikutip The Sun.
“Namun, jika Anda mengulas berapa banyak pertandingan yang kami jalani dalam dua musim terakhir, Vincent bermain maksimal 70 persen dari semua laga dalam semusim. Kami memenangi gelar dan enam pertandingan terakhir pada musim lalu tanpa dia,” tambahnya.
Meski sering ditinggal Kompany, City masih punya kesempatan untuk menjadi juara di semua ajang yang mereka ikuti. Mereka cuma berjarak tiga poin dari puncak klasemen Premier League, lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Piala Liga Inggris, serta masih punya kans di Piala FA.
Sementara itu, pemain Manchester City Kevin De Bruyne ditanya apa laga lawan Leicester City menjadi yang terpenting di liga terkait kans juara timnya? Dengan santai De Bruyne menjawab tidak.
Kemenangan untuk City (35 poin) akan membawa mereka menyalip Leicester yang punya 38 poin, tapi kalah selisih gol, di puncak klasemen.
Dan jika saja Arsenal (36 poin) gagal mengalahkan Bournemouth pada tengah pekan ini maka The Citizens pun dipastikan mengakhiri 2015 dengan bertengger di pucuk.
Hal itulah yang kemudian membuat De Bruyne ditanya apakah laga lawan Leicester menjadi partai liga terpenting dalam peluang juara City.
“Mereka juga bilang begitu sebelum laga lawan Arsenal (saat City kalah 1-2), tapi ini cuma perkara tiga angka kalau kami menang, dan kalau pun kami kalah tetap saja kami ada di atas sana,” ucapnya di Manchester Evening News.
“Kami akan berusaha menang, tapi setelah itu kita lihat saja bagaimana nanti. Saat ini kami dalam persaingan, tapi kami ingin membidik lebih tinggi. Semua tahu betapa cepat hal-hal seperti ini berubah. Kami baru separuh jalan jadi masih ada poin yang bisa diraih atau justru gagal didapat,” tutur De Bruyne. (bs/cha)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini