Metro

Pemkot Ganti Nama Nusantara


MAKASSAR, BKM –Selain merubah fungsi Jalan Nusantara sebagai kawasan atau pusat jajanan kuliner, Pemerintah Kota Makassar berencana mengganti nama Jalan Nusantara menjadi nama lainnya seperti nama pahlawan.
Perubahan nama Jalan Nusantara dilakukan untuk menghilangkan imets atau tanggapan miring kalau Jalan Nusantara selama ini adalah lokasi prostitusi.
Rencana perubahan nama Jalan Nusantara dibenarkan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh. Menurut Ibe sapaan akrabnya, Pemkot Makassar akan menata ulang nama nama jalan yang ada di Kota Makassar dengan menggantikan dengan nama tokoh Pahlawan.
“Saya belum tahu secara pasti kapan kita akan mengganti sejumlah nama jalan di tahun ini. Yang jelas salah satu jalan yang akan diganti yaitu Jalan nusantara,” kata Ibe, Rabu (6/1).
Ibe menambahkan, sebelum mengganti sejumlah nama jalan, pemerintah terlebih dulu akan melakukan sosialisasi.”Terlebih dahulu kita melakukan sosialisasi sebelum mengganti nama jalan tersebut. Apalagi, pergantian nama jalan akan berdampak dengan masyarakat yang berdomisili di jalan tersebut,” kata Ibe.
Sementara itu, Asisten l Bidang Pemerintahan Kota Makassar, Muh Sabri menegaskan, untuk menata kembali atau memperbaharui sejumlah nama jalan di Kota Makassar tidak semudah apa yang dibayangkan. Pasalnya, untuk merubah nama jalan diperlukan persetujuan dari sekolompok masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.”Yang diperlukan rapat bersama warga dan hasil keputusan rapat dibawa ke tingkat Kecamatan lalu diusulkan ke dewan. Setelah ada usulan dewan dan memberikan rekomendasi, dilanjutkan dengan persetujuan Wali Kota Makassar dan akan disosialisasikan,” katanya.
Namun, setelah Pemkot melakukan sosialisasi lantas ada beberapa warga yang menolak atau tidak menginginkan nama tersebut dirubah maka akan dikaji ulang.”Merubah nama jalan pastinnya akan menyangkut dengan kepribadian orang seperti status akte, alamat tempat tinggalnya, alamat perusahaannya,” ujarnya.
Terpisah, sejumlah warga dan pemilik usaha hiburan malam di Jalan Nusantara menyambut baik rencana Pemkot Makassar untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai kawasan kuliner.
Fajar, salah seorang pelaku usaha di Jalan Nusantara menilai dengan dijadikannya Nusantara sebagai kawasan kuliner akan meningkatkan perekonomian warga.”Nusantara akan semakin ramai dan perekonomian warga semakin meningkat,” ujar Fajar.
Salah satu pendagang makanan, Hengky beranggapan jauh sebelumnya Jalan Nusantara sudah menjadi wilayah kuliner, karena semua jenis makanan Makassar ada di Jalan Nusantara.”Semuami makanan Makassar ada ji disini, apa yang tidak ada di Nusantara, saya rasa tanpa dijadikan kawasan kuliner, Nusantara sudah kawasan kuliner,” ungkap Hengky.
Diketahui, rencananya, kawasan yang berhadapan dengan Pelabuhan Soekarno Hatta itu akan resmi berubah sebagai kawasan kuliner, Maret mendatang.
“Dalam waktu dekat, Pemkot akan menentukan lima titik lokasi kuliner. Segala sarana dan prasarananya akan dikerjakan Maret mendatang. Apalagi, Pak Wali sudah turun langsung di Jalan Nusantara,” ujar Sekkot Ibrahim Saleh. (arf-jun/war/c)

Komentar Anda





Comments
To Top
.