Bisnis

Pemerintah Harus Dorong Pekerja Tersertifikasi


MAKASSAR, BKM — Pekerjaan kelistrikan atau yang lebih dikenal dengan istilah elektrikal dan mekanikal, membutuhkan tenaga terlatih. Jika dikerjakan asal-asalan oleh orang yang tidak punya ketrampilan disitu, tentu bisa berakibat fatal. Tidak saja bagi diri pemilik bangunan atau gedung, tapi juga masyarakat sekitarnya.
Untuk itu, PT Leskomsel Lestari Indonesia hadir untuk melakukan sertifikasi kompetensi kepada para pekerja engineering. PT Leskomsel Lestari Indonesia adalah lembaga yang ditunjuk Dirjen Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan sertifikasi kepada tenaga kelistrikan yang melakukan pekerjaan engineering.
Para pekerja engineering ini tidak saja berada di perusahaan swasta, tapi juga di instansi pemerintah, rumah sakit, hotel, dan di tempat lainnya.
Direktur Keuangan dan sekaligus sebagai penanggungjawab PT Leskomsel Lestari Indonesia, Hj Nunung Dasniar Usman ST, kepada BKM via telepon selulernya, kemarin, mengatakan, sertifikasi kompetensi kepada para pekerja di perusahaan yang bergerak dibidang kelistrikan wajib diperlukan.
”Ini berarti, perusahaan itu sangat memperhatikan kualitas pekerjaannya. Karena dengan menggunakan pekerja yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi. Karena seorang pekerja yang telah melalui proses ujian sertifikasi, tentu sudah mengetahui bagaimana melakukan pekerjaan dan bahan yang standar. Dengan pekerja yang standar dan penggunaan bahan yang standar, maka akan menghasilkan pekerjaan yang standar pula,” ujar perempuan yang akrab disapa Niar ini.
Untuk itu, kata Niar, dibutuhkan peran serta pemerintah dalam mensosialisasikan kepada perusahaan pemerintah dan swasta, terutama instansi pemerintah untuk menggunakan pekerja kelistrikan dibidang engineering yang sudah tersertifikasi kompetensi. Dengan demikian, pemerintah telah meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait pekerjaan kelistrikan itu.
”Jadi semua pihak harus terlibat dalam urusan sertifikasi kompetensi tersebut. Karena ini menyangkut kepentingan, kenyamanan, dan keamanan bersama. Jangan justru setelah terjadi sesuatu baru mau kita saling menyalahkan. Apalagi setelah berlakunya MEA per 31 Desember 2015 lalu. Tentu pekerja-pekerja dari negara ASEAN lainnya akan berlomba masuk ke Indonesia memanfaatkan peluang kerja yang ada. Mereka adalah pekerja yang telah tersertifikasi kompetensi di negaranya masing-masing,” tutur penerima tokoh pendorong kemajuan Harian Berita Kota Makassar tahun 2015 ini.
Ditambahkan, PT Leskomsel Lestari Indonesia dalam waktu dekat akan menggelar uji kompetensi bidang ketenagalistrikan di Makassar selama dua hari. Ujian serupa juga akan dilaksanakan di kota-kota lainnya di Indonesia. ”Kami sudah mempersiapkan melakukan uji kompetensi bidang ketenagalistrikan di Kota Makassar. Jika ada pekerja atau pihak lain yang membutuhkan informasi terkait uji sertifikasi kompetensi ini, bisa menghubungi kami di nomor telepon 081241294366,” kuncinya. (mir)

Komentar Anda





Comments
To Top
.