Connect with us

Sulselbar

Bocah SD Tewas Terseret Arus

Jasad Rafael Tersangkut di Pintu Irigasi

-

SIDRAP, BKM — Warga Desa Tanete kecamatan Maritengngae sontak digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah yang ditemukan tewas megapung di Jembatan sungai Irigasi Sekunder Desa Tanete, kecamatan Maritengngae Selasa (19/1) sekitar pukul 19.45 Wita.

Jasad bocah malang itu ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa tersangkut didalam pinggir jembatan oleh warga yang kebetulan melintas disekitar lokasi kejadian.
Belakangan, bocah Murid SD itu diketahui identitasnya bernama Muh Rafael bin Jumadi (9). Warga asal Kampung Jompie, kecamatan Bacukiki Parepare itu, dikabarkan oleh keluarganya hilang sejak pukul 15.30 Wita.
Sebelum dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya, Muh Rafael sedang bermain sambil mandi di sungai Irigasi besar Cenranae Lakessi dengan kedalaman 5 meter sekitar pukul 14.00 wita.
Memang korban bersama orang tuanya datang ke Sidrap menghadiri acara di rumah keluarganya di Cenranae Kelurahan Lakessi Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Saat itu, korban bermain tidak dalam pengawasan keluarganya sehingga dilaporkan hilang.
Paman korban Akbar Kunjung, warga alamat BTN Arawa Kelurahan Batu Lappa Kecamatan Watang Pulu, Sidrap bersama enam orang kerabatnya mencari keberadaan bocah tersebut di sekitar sungai.
Setelah dilakukan pencarian keluarga menemukan sepasang sandal korban dipinggir sungai. Setelah ditelusuri, korban tak kunjung ditemukan. Sekitar empat jam setelah pencarian, korban akhirnya ditemukan mengapung di bawah jembatan dalam kondisi terlungkup dan sudah tak bernyawa.
“Jasad Rafael tersangkut di pintu irigasi setelah terbawa arus sungai sekitar kurang lebih 4 Kilometer dari lokasi kejadian awal. Warga Tanete temukan pertama kali dan melaporkan ke aparat Desa dan kami terimah laporannya,” ungkap Kasat Intelkam AKP Fantry Taherong, membenarkan penemuan jasad Muh Rafael, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/1) kemarin.
Menurutnya, kasus kematian Rafael ini murni peristiwa tenggelam di Sungai karena setelah di periksa di Rumah Sakit Nene Malllomo korban tidak mengalami kekerasan fisik. (ady/C)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini