Connect with us

Sulselbar

Drainase Meluap, Pasar Cekkeng Terendam

-

BULUKUMBA, BKM — Kawasan Pasar Cekkeng terendam air setinggi mata kaki akibat drainase tidak mampu menampung air hujan.
Kondisi serupa terjadi di Jalan Melati dan Teratai. Air menggenagi jalanan karena saluran drainase tidak bisa menampung air apalagi seluruh bagian atasnya ditutup dengan cor lalu dipasangi tegel.
Sejumlah warga menyebutkan, kebijakan Pemkab Bulukumba menutup bagian atas drainase memang menjadikan kota ini lebih indah, namun pada musim penghujan dampaknya mulai dirasakan, dimana mana jalanan digenangi air.
Sekedar diketahui pembangunan trotoar dengan menutup drainase biayanya mencapai puluhan milir untuk dua tahun anggaran yaitu 2014 dan 2015.
Salah satu tujuan dari pembangunan trotoar itu tidak lebih hanya untuk keindahan kota, namun disisi lain berdampak meluapnya air ke jalan jika musim hujan tiba.
Tokoh masyarakat setempat Muh Yahya mengatakan sebelum Pemkab membangun drainase di depan rumahnya kampong Gaddea, rumahnya tidak pernah digenangi air, namun saat ini setiap hujan turun halaman rumahnya selalu digenangi air.” Pemkab perlu mencari solusinya, jangan hanya mengejar keindahan tetapi rakyat menderita pada musim hujan,” ujar pensiunan pegawai PN ini. (edy)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini