Connect with us

Sulselbar

Klinik-Rumkit di Bone Diduga tak Berizin

-

WATAMPONE, BKM — Klinik kesehatan pun mulai bermunculan. Bahkan pihak swasta pun sudah berani membangun sebuh rumah sakit. Ini pertanda masyarakat Kabupaten Bone semakin tidak kesulitan lagi untuk mencari tempat pengobatan bila menderita penyakit.
Sayangnya, dalam perkembangan sarana penunjang kesehatan ini, diduga kuat masih banyak yang tak mengantongi izin.
Kepala Dinas Kesehatan Bone Dr H A Kasmawati M.Kes saat dikonfirmasi Rabu mengakui hal itu.“Kita bersyukur kalau banyak klinik atau Rumah Sakit,” ujar kata Kadis.
Hanya saja perlu diketahui izin klinik dan RS swasta tak mudah. ;”Klinik yang memiliki dua alamat dan satu Nama dan satu izin saja, itu tidak boleh. Karena itu harus dua izin. Begitu juga dengan penggunaan Dokter. Dokter tidak boleh berada di tempat praktek atau klinik pada jam kerja dinas,” ujarnya.
Karna Dokter di Bone ini rata rata PNS. Untuk satu Dokter, tidak boleh memiliki tempat praktek lebih dari tiga tempat.Yang juga pelanggaran jika sebuah kelinik memberikan pelayanan perwatan atau rawat inap lebih dari 24 jam. ‘Rumah sakit yang belum lengkap peralatan seperti radiologi lantas berani menerima pasien rawat nginap itu tidak boleh,” tandasnya.
Persoalan ini diakui Khasma sebagai kasus pelik yang perlu disikapi secara sadar.
”Terus terang saya sering disangka mempersulit. Padahal mereka tidak tahu kalau terjadi apa apa di kemudian hari, pasti saya yang bertanggung jawab bila saya bertanda dangan sementara kelengkapan izin mereka belum lengkap,”tambahnya lagi.
Kadis mengakui pihaknya sudah memberikan teguran ke beberapa klinik termasuk Rumkit swasta yang belum lengkap izin.”Sudah kita surati termasuk teguran lisan. Tapi malah disangka dipersulit,” kesal Khasma. (smr/C)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini