Connect with us

Metro

Mantan Aktivis Buruh di Era Orde Baru

-

DI LINGKUP Kantor Gubernur Sulsel, nama Sudarman Nur cukup terkenal. Lelaki bersahaja ini memiliki keahlian memperbaiki arloji alias jam tangan, dari yang berkualitas KW hingga jam tangan originil bermerek seharga jutaan rupiah.

Laporan: RAHMA AMRI

Ikhwal Sudarman menjadi tukang service jam, berjalan seperti air mengalir. Di era orde baru dulu hingga awal reformasi, ayah tiga anak ini merupakan aktifis buruh yang kerap bersuara lantang menyerukan aspirasi untuk kesejateraan sejawatnya.
Kantor Gubernur Sulsel merupakan lokasi yang kerap disambanginya sebagai kantor sasaran aksi demonstrasinya.
Karena kerap bersuara lantang, Sudarman pun diberhentikan dari tempat kerjanya di sebuah perusahaan yang berlokasi di KIMA.
Mulailah dia berpikir untuk merintis usaha baru secara mandiri. Berbekal modal seadanya, Sudarman membuka lapak di area kantor gubernur.
Dia menawarkan beragam barang. Dari remote kontrol televisi, jam tangan, hingga payung. Kemudian, seiring perkembangan, dimana banyak pegawai butuh jasa perbaikan jam tangan, diapun mulai tertarik untuk menggeluti usaha itu.
Sudarman pun mulai belajar secara otodidak memperbaiki arloji dari orang yang berpengalaman.
“Saya banyak bertanya pada teman berpengalaman. Kepada distributoe juga,” jelasnya saar bincang-bincang santai dengan BKM disela-sela aktifitasnya memperbaiki jam tangan di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (20/1).
Sambil menjual aneka barang, Sudarman pun mulai menerima jasa perbaikan arloji. Ternyata banyak yang puas dengan hasil kerjanya. Keahlian lelaki berusia 39 tahun ini pun mulai terkenal di lingkup Kantor Gubernur Sulsel. Bahkan meluas ke instansi lain dengan promosi dari mulut ke mulut.
Para pegawai tidak takut memperbaiki jam tangan bermereknya ke lelaki tersebut.
Sudarman memang sangat mementingkan kualitas pelanggann. Dia ingin menanamkan kepercayaan kepada orang-orang jika memperbaiki jam tangan padanya, jangan ada keraguan.
“Saya mau pelanggan puas dengan hasil kerja saya dengan pertimbangan ke depan akan lebih panjang lagi kepercayaan yang diberikan,” jelasnya.
Terbukti, banyak pelanggan, walaupun sudah pensiun, tetap memercayakan perbaikan jam tangannya ke lelaki tersebut. (rhm/b)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini