Connect with us

Sulselbar

Pemkab-Masyarakat Gelar Aksi Solidaritas

-

MAKALE, BKM — Gerakan radikalisasi isis dan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus menghantui masyarakat aliran sesat diajarkan, membuat sejumlah elemen pejabat, tokoh agama, ormas dan masyarakat Tana Toraja sepakat lakukan gerakan aksi solidaritas menolak gerakan radikal.
Aksi solidaritas Rabu (20/1) di kolam Makale dibanjiri ribuan masyarakat dengan melahirkan kesepakatan tidak takut dengan teroris (Tae Ki Kataku Teroris) dan mari kita bersatu usir teroris dari daerah Toraja (Indekomi Solanasang Taulai Taroris Inde Tondok Toraya).
Sejumlah elemen masyarakat silih berganti menyampaikan orasinya selain pejabat bupati Tana Toraja H.Jufri Rahman, juga Kapolres AKBP Arief Satrio, Dandim Kol Inf Erwin Ferdinand Barends, Wakil bupati terpilih Viktor Datuan Batara, Ketua DPRD Welem Sambolangi, ketua Serikat pemuda Toraja (SPT) Jens Batara Marewa, dan tokoh lintas agama.
Aksi berjalan lancer dan aman, usai orasi dilanjutkan dengan membubuhi tandatangan diatas kain putih sebagai bukti kebersamaan menolak gerakan radikal teroris dan Gafatar di Tana Toraja.
Jens Batara Marewa usai aksi kepada “BKM” katakan, masyarakat Tana Toraja butuh kedamaian dan kantibmas terkendali karena ditengah mendorong perubahan ditandai pembangunan disemua aspek berjalan baik sesuai harapan.
Komitmen orang Toraja berantas gerakan radikal, sambung Jens Batara, bukti kesungguhan mengantar daerah ini lebih berpengharapan kedepan, karena itu perlu kedamaian dan kemanan terkendali.
Pencegahan dini dilakukan aparat kepolisian dan TNI bersama masyarakat itu terjadi karena kami yakin hanyalah dengan kedamaian masyarakat serius dan tenang berkatipitas, sebab perubahan di Tana Toraja adalah tanggungjawab kita bersama, sebut Jens Batara (gus).

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini