Connect with us

Gojentakmapan

Pengedar Tana Toa Dicokok

-

JENEPONTO, BKM — Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto mengamankan salah seorang pengedar bernama Hamka Daeng Sijaya. Tersangka diringkus di rumahnya di Tana Toa, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Rabu (20/1).
Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti berpua 1 sachet kristal bening yang diduga adalah sabu. Setelah digeledah, tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut.
Salah seorang tokoh Agama setempat, H Nai yang ditemui, Kamis (21/1) membenarkan penangkapan Hamka. H Nai mengatakan, informasi yang ia terima, bahwa barang haram berupa sabu didapatkan dari seorang bandar bernama Karatan H Bulla.
H Nai menyayangkan, karena petugas hanya menyasar pengedarnya. Sementara bandar yang disebutnya telah meracuni warga dengan memasok sabu hingga kini belum disentuh oleh petugas kepolisian.
“Kalau yang diamankan hanya pengedar. Tapi bandarnya itu kenapa tidak bisa disentuh. Padahal sudah banyak korban akibat perderan narkoba di kampung kami pak,”
H Nai mengaku heran, pasalnya selama dilakukan pengembangan, bandar narkoba yang terkenal itu selalu berhasil melarikan diri. Seolah-olah, kata dia, pelaku sudah lebih dulu menerima informasi setiap kali dilakukan pengembangan.
Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno juga membenarkan adanya penangkapan terhadap Hamka. Adapun penangkapan, kata Joko, dipimpin langsung Kasat Narkoba, AKP Arivalianto Bermuli.
“Kita amankan yang bersangkutan berikut barang bukti 9 sachet berisi butiran kristal yang kita duga sebagai sabu seberat 5 gram. Ada juga ponsel merek Cross warna hitam, timbangan digital dan sepeda motor Satria DT 4437 AE,” kata Joko.
Joko juga membenarkan, jika sabu tersebut diperoleh dari seorang bandar benama H Bulla. Hanya saja, H Bulla berhasil melarikan diri setelah petugas melakukan pengembangan di rumah tersangka. (krk-ril/c)

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini