Olahraga

Terpuruk


Manchester City

MANCHESTER, BKM- Bulan Februari adalah masa suram bagi Manchester City. Pasca kekalahan dari
Leicester City, City dituntut harus segera Move On untuk kembali bisa mengejar puncak klasemen Premier League.
Tanpa tambahan poin, posisi City turun ke urutan keempat di papan klasemen Premier League dengan nilai 41. The Citizens berjarak enam poin dari The Foxes, julukan Leicester, yang mendiami puncak.
Di akhir pekan ini pada Minggu (14/2) malam WIB, City harus menghadapi cobaan lainnya usai hasil negatif itu. Mereka ditunggu Tottenham Hotspur yang sedang dalam tren positif. The Lilywhites selalu menang dalam empat pertandingan terakhir dan mengisi urutan kedua dengan nilai 48. Kini mereka juga tengah di atas angin dengan ada di peringkat kedua.
Usai menghadapi Spurs, mau menang atau kalah, City mempunyai waktu sepekan untuk beristirahat. Lanjutan Piala FA dengan menghadapi Chelsea masih bisa dilakoni dengan persiapan yang cukup. Laga di babak kelima Piala FA itu akan digulirkan pada Minggu, 21 Februari.
Nah, usai menghadapi Chelsea itu City tak bisa bersantai. Dalam rentang 11 hari, City sudah ditunggu tiga pertandingan lagi!
Hanya dengan jarak empat hari usai menghadapi The Blues, City sudah harus terbang ke Kiev untuk menghadapi Dynamo Kiev di Olympic Stadium. Setelah itu, City sudah harus berada di London untuk tampil dalam final Piala Liga pada 28 Februari.
Selesai? Belum. City masih dijadwalkan untuk kembali menjalani lanjutan Premier League dengan menghadapi Liverpool pada Rabu, 2 Maret di Anfield.
Sudah begitu, barisan pemain cedera City makin panjang. Dua bek dan sisanya pemain depan.
“Kami mempunyai tujuh pemain yang cedera saat ini dengan posisi yang sama. Dua bek tengah, Vincent Kompany dan Eliaquim Mangala, serta penyerang mulai Kevin de Bruyne, Jesus Navas, Wilfried Bony, Samir Nasri dan sekarang David Silva,” kata Pellegrini seperti dikutip BBC.
“Situasi itu membuat sulit. Mari berharap para pemain yang cedera itu bisa segera pulih,” ucap dia.
Pablo Zabaleta menyadari bahwa akan terjadi perubahan besar begitu Josep Guardiola mulai menangani Manchester City musim depan.
Guardiola akan menggantikan Manuel Pellegrini begitu kontraknya di Bayern Munchen habis di penghujung musim 15/16. Sang manajer akan dikontrak tiga tahun dengan misi membuat City menjadi salah satu kekuatan besar di Eropa.
Zabaleta lantas dikabarkan sebagai salah satu pemain yang akan dijual begitu era Pep dimulai nanti.
Sang bek lantas mengatakan pada AS: “Kami sadar bahwa akan ada perubahan, namun ini wajar. Tapi ini bukan waktu yang tepat untuk bicara tentang masa depan, karena masih ada banyak waktu. Kami akan fokus 100 persen pada laga yang menanti kami.”
“Kami harus menghadapinya. Klub memutuskan untuk mengumumkannya lebih awal, hingga kami harus menghadapi banyak rumor. Saya bisa mengerti ini, namun kami harus menutup musim dengan sebaik mungkin.” (bs/cha)

Komentar Anda





Comments
To Top
.