Politik

Yunus Terpilih Jadi Ketua DPC Hanura


Kubu Jalaluddin Akbar Juga Aklamasi

MAKASSAR, BKM–Perpecahan ditubuh pengurus dan kader Partai Hanura kota Makassar tidak dapat dielakkan.
Pasalnya, Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Kota Makassar yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sulsel di hotel Phinisi Jalan Lamaddukelleng berhasil menetapkan M Yunus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Makassar Periode 2016-2021 melalui aklamasi setelah roivalnya yakni Andi Amirullah Jaya yang tercatat sebagai Sekretaris DPC Hanura Makassar, memilih mundur dan memberikan dukungan kepada Yunus.
“Karena calon hanya satu, sehingga Muscab ini hanya aklmasi. Dan karena tidak ada lawan maka visi misi tidak usah dibacakan,”ujar Ketua tim pengarah Muscam Burhanuddin Baso Tika, Kamis (25/2).
Ketua DPC Hanura terpilih, M Yunus menyatakan siap meningkatkan suara dan kursi Hanura Makassar pada Pileg 2019 mendatang. “Saya kemarin tidak mau menggemborkan akan mencalonkan, namun saya ingin membuktikan saja dengan tidak banyak bicara namun tindakan yang pasti, dan cita-cita saya sudah terkabul dengan menjadi ketua,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sulsel, Ambo Dalle mengancam akan memberikan sanksi kepada 3 anggota DPRD makassar karena tidak mengikuti Muscab di Hotel Phinisi.
Ketiga lagislator tersebut yakni, Mustagfi Sabri, Sinta Mashita, dan Jufri Pabe yang dinilai tidak berpihak kepada keputusan Partai. “Anggota DPRD hanya dua orang yang hadir, yang tiga saya akan berikan sanksi karena mereka tidak mengikuti partai, tidak mau menerima keputusan partai jadi yang tiga orang itu akan saya berikan sanksi, nanti dilihat sanksi seperti apa yang jelas saya akan berikan,” ungkapnya.
Terpisah, Petahana Jalaluddin Akbar juga mengaku bila Muscab yang dilakukan di kantor DPC Hanura Makassar sah sesuai petunjuk DPP. Pasalnya pelaksanaan Muscab yang serahusnya dilakukan ditingkat DPC. Sementara DPD juga telah mengambil alih pelaksanaan Muscab di waktu yang sama dengan tempat yang berbeda. “Sesuai petunjuk Muscab itu yang lakukan DPC, Musda DPD. Sementara banyak pemilik suara yang hadir 10 PAC, Demisioner 1 Suara, Pemuda Gema 1 suara, dan dewan pembina DPC 1 suara,” ungkap Jalaluddin.
Pelaksanaan Muscab yang berlangsung di Kantor DPC ini juga dihadiri sebagian anggota fraksi di DPRD Kota Makassar seperti Shinta Masita Molina dan Mustaqfir Sabri. Menurut Shinta pelaksanaan Muscab ditingkat DPC yang dianggap resmi karena sesuai dengan aturan partai dan prosedur,”Kita ini anggota fraksi kita melihat yang sah jelas di DPC bukan DPD,” ungkapnya. (ita/rif/b)

Komentar Anda





Comments
To Top
.