Connect with us

Bisnis

Manulife Tawarkan Investasi Menguntungkan

-

MAKASSAR, BKM — PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) yang merupakan bagian dari Manulife, kini menawarkan kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Makassar instrumen investasi yang cukup menjanjikan dan menguntungkan. Melalui produk reksa dana pasar uang, masyarakat dan para investor bisa mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan menyimpan dananya dalam bentuk tabungan maupun deposito.
”Dengan menyimpan dana melalui Manulife Reksa Dana pasar uang, investor akan mendapatkan banyak keuntungan, di antaranya liquid, bebas biaya pembukaan rekening dan penarikan dana, bukan objek pajak, potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari tabungan dan deposito, aman, bisa dicairkan kapan saja, keluar masuk di reksa dana ini tidak akan dikenakan biaya apapun, hasil reksa dana tidak dipotong pajak, dan terjangkau. Terjangkaunya itu, karena dengan cukup mengeluarkan Rp100 ribu, masyarakat maupun investor sudah bisa memiliki produk Reksa Dana Manulife,” jelas Putut Endro Andanawarih, Director of Business Development PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dalam media gathering di kantor cabang Manulife Makassar, Kamis (17/3).
Selama ini, aku Putut, masyarakat lebih terfokus menyimpan dananya melalui produk tabungan dan deposito. Padahal, dengan berinvestasi di reksa dana tentu akan banyak keuntungan yang diperoleh para investor. Begitu pula dari sisi keamanan dana yang diinvestasikan investor di Reksa Dana Manulife, lanjut Putut, lebih terjamin.
”Dana yang diinvestasikan investor di Reksa Dana Manulife lebih terjamin keamanannya. Karena kami menyimpannya di beberapa bank yang terbilang sangat sehat. Berbeda ketika masyarakat menyimpan dananya melalui tabungan maupun deposito, itu hanya berada di salah satu bank. Sehingga risiko yang bakal dihadapi masyarakat, juga relatif cukup besar,” terang Putut.
Total penggalangan dana pihak ketiga melalui reksa dana pasar uang dan pasar modal per akhir Desember 2015 mencapai Rp44,6 triliun. Makassar sendiri memberi kontribusi sekitar 10 persenan dari pencapaian MAMI secara nasional atau sebesar Rp6,7 miliar. ”Makanya, kami terus mendorong masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya untuk mulai mencoba menginvestasikan dananya melalui reksa dana. Sebagai tahap percobaan, dimulai dulu dari nilai terkecil atau Rp100 ribu,” tambahnya.
Dalam survei yang dilakukan Manulife menunjukkan, investor di Indonesia hanya fokus pada perencanaan keuangan dalam jangka pendek dan tidak memiliki strategi jelas untuk jangka panjang. Hal ini dapat membahayakan stabilitas keuangan mereka dimasa depan. Survei juga mengungkapkan, investor tidak mengelola pengeluaran harian mereka secara efektif dan tidak memiliki tujuan keuangan yang jelas.
Dimana, mayoritas atau sekitar 70 persen tidak memiliki target jumlah dana simpanan dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, meski mayoritas investor mengakui perlunya perencanaan investasi yang lebih baik di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi, survei justru menunjukkan, investor terus melakukan kesalahan yang sama, seperti menyimpan terlalu banyak dana tunai di tabungan atau deposito.
”Manulife Investor Sentiment Index (MISI) mengungkapkan bahwa lebih dari separuh investor atau 53 persen menghabiskan 70 persen atau lebih penghasilannya setiap bulan. Sementara 1 dari 10 investor menghabiskan lebih dari 90 persen penghasilan bulanannya. Selain itu, satu dari empat investor akan meminjam uang dalam kurun waktu 3 bulan jika mereka kehilangan sumber penghasilan utamanya. Temuan tersebut menunjukkan, mereka sangat mengandalkan penghasilan bulanannya dan hanya memiliki sedikit simpanan. Terlebih lagi, 40 persen investor tidak memantau pengeluaran mereka sama sekali. Kondisi ini semakin memperparah pengelolaan arus kas bulanan rumah tangga,” kuncinya. (mir)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini