Connect with us

Metro

Komisioner KI Sulsel Akhirnya Lantik

-

MAKASSAR, BKM — Setelah sempat tertunda selama sebulan, akhirnya Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, melantik lima Komisioner Komisi Informasi Pusat Daerah(KIPD) Provinsi Sulsel di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Senin (14/10/2019).
Komisioner yang dilantik diantaranya Andi Tadampali, Benny Mansjur, Pahir Halim, Fauziah Erwin, Khaerul Mannan.
Dari lima komisioner yang dilantik, hanya satu yang merupakan petahana yakni Pahir Halim. Lelaki yang juga mantan komisioner KPU Sulsel itu juga terpilih kembali menjadi Ketua Komisi Informasi Sulsel. Pelantikan disaksikan Bupati Bone, A Fahsar Padjalangi dan Wali Kota Parepare Taufan Pawe.
Gubernur Sulsel usai melantik komisioner KI mengatakan, kehadiran Komisi Informasi hadir sebagai pencegah terjadinya miss-informasi di masyarakat.
“Saya berharap kehadiran Komisi Informasi ini dalam rangka menjalankan peraturan yang ada dan tentu dalam menyelesaikan sengketa yang ada,” kata Nurdin Abdullah.
Dia juga berjanji kepada komisioner yang terpilih akan diberikan fasilitas sarana yang layak untuk menjalankan amanah dengan baik.
Dukungan tersebut seperti fasilitas kantor, transportasi dan anggaran agar bisa menjalankan tugas dengan baik selama empat tahun ke depan.
“Kita akan duduk bersama membahas bagaimana fasilitas yang menunjang kinerja. Mungkin harus punya transportasi, punya anggaran,” ungkap Nurdin.
Selain itu, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menjelaskan, selain bekerjasama dengan Komisi Informasi Pemprov Sulsel sudah satu tahun bekerjasama dengan Korsubgah KPK, kepolisian, kejaksaan dan seluruh elemen untuk menciptakan pemerintahan yang transparan.
“Kami juga membangun kerjasama dengan KPK” kata alumnus Universitas Jepang ini.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP), Andi Hasdullah menjelaskan keterbukaan informasi merupakan jaminan hukum bagi setiap orang. Hak untuk memperoleh informasi publik menjadi bagian dari hak asasi manusia dalam mendorong partisipasi masyarakat.
Kehadiran Komisi Informasi ikut mendorong transparansi dan hak publik untuk tahu seluruh informasi yang berkaitan dengan publik, di luar informasi yang dikecualikan.
“Kami mengucapkan selamat bekerja kepada komisioner yang terpilih. Ke depan kita bangun sinergitas yang lebih baik dan intens lagi,” ungkap Andi Hasdullah. (rhm)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini