Connect with us

Sulselbar

Festival Salo Karajae Masuk CoE Kemenpar

-

PAREPARE, BKM — Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Kota Parepare mengambil momen Salo Karajae dijadikan lokasi Festival Salo Karajae sebagai tempat wisata mancanegara.
Kepala Dinas DKOP Amarun Agung Hamka mengatakan Festival Salo Karajae Kota Parepare berhasil masuk dalam 100 Calendar Of Event (CoE) Kementerian Pariwisata RI. Prestasi itu tidak terlepas dari sosok Walikota Parepare Taufan Pawe yang terus memberi support gagasan untuk menyemarakkan even Salo Karajae.
Hamka saat ditemui BKM baru-baru ini mengatakan terpilihnya festival tersebut sebagai event nasional itu karena nilai budayanya.
“Selain terkenal sebagai sungai terbesar se-Sulsel, dan juga pertemuan antara sungai dengan laut (Sumpang Minangae-red) dijadikan lokasi Festival Salo karajae yang juga menyajikan acara unik diantaranya Lomba tarik tambang perahu, lomba tangkap bebek, dan lomba balap katinting, budaya mallipa’, dan 500 peserta Tari Jeppeng,” terang Hamka.
Walikota Taufan Pawe memuji Dinas DKOP yang berhasil mengharumkan nama baik Parepare pada kanca nasional melalui festival Salo Karajae.
“Alhamdulillah, festival Salo Karajae sudah masuk di kalender nasional kepariwisataan RI,” ujarnya.
Taufan berharap dengan prestasi itu kunjungan wisatawan ke Parepare akan terus meningkat. Selain itu, Festival Salo karajae juga terintegrasi dengan pembangunan rumah sakit Hasri Ainun Habibie sebagai medical tourism.
“Saya berharap dengan masuknya festival Salo Karajae di kalender nasional juga sebagai tujuan wisata Sulsel, hal itu bisa bersinergi dengan target pak Jokowi yaitu 22 juta wisatawan mancanegara,” menutnya.
Tak hanya itu, dia juga berpesan kepada DKOP untuk terus melakukan inovasi pada Festival Salo karajae seperti memanfaatkan kunjungan wisatawan mancanegara. (mup/C)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini