Connect with us

Sulselbar

Dua Mantan Ketua NU Wafat

-

BANTAENG, BKM — Duka mendalam dirasakan warga Nahdhiyyin Bantaeng. Pasalnya, dua mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Bantaeng bergiliran wafat. Pada Minggu malam (16/8), Ketua Tanfidziyah 1995 – 2005, Drs KH Muh Idrus Makkawaru menghembuskan nafas terakhir di Gowa.
Berita wafatnya Idrus, yang juga Kepala Kantor Departemen Agama (Kandepag) Bantaeng (1989 – 2000), terbilang dramatis dan sangat mengharukan.
Informasi dari Ketua Tanfidziyah PCNU Bantaeng H Ahmad Jailani, mengatakan sebelum wafat, beliau menuntun isterinya mengucapkan dua kalimat syahadat yang sedang sakaratul maut dan dinyatakan meninggal pukul 20.00 wita usai menunaikan salat isya berjamaah. Satu setengah jam kemudian, beliau menyusul mendiang isterinya.
Jenazah Idrus dan almarhumah isterinya diantar ke Bantaeng, Senin (17/8), dan dimakamkan di TPU Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng.
Pada Senin malam, usai ceramah pada acara takziah malam pertama di kediaman Idrus di Letta, warga Nahdiyyin kembali mendapat kabar duka, pukul 22.30 wita.
Kali ini datang dari rumah sakit Prof Anawar Makkatutu Bantaeng. Ketua Tanfidziyah PCNU periode pelanjut Idrus, Drs H Andi Muh Baedawi Muchtar, dinyatakan wafat.
Sebelum pensiun, Baedawi juga tercatat sebagai pejabat di lingkup Kandepag dan Kemenag Bantaeng. Dia juga tercatat sebagai mantan Sekretaris Sekretaris Bazis (Baznas sekarang). (wam/C)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com


Populer Minggu ini